Asisten 1 Iswan Nagabe Lubis mewakili Sekda Kota Padangsidimpuan Menghadiri sekaligus membuka kegiatan Persentasi/diskusi laporan faka dan analisis penyusunan rencana detil tata ruang (RDTR) Kota Padangsidimpuan untuk kecamatan Padangsidimpuan Tenggara

Asisten 1 Iswan Nagabe Lubis mewakili Sekda Kota Padangsidimpuan Menghadiri sekaligus membuka kegiatan Persentasi/diskusi laporan faka dan analisis penyusunan rencana detil tata ruang (RDTR) Kota Padangsidimpuan untuk kecamatan Padangsidimpuan Tenggara di Aula Kantor Dinas PU dan TR Kota Padangsidimpuan. Jum’at (14/7)

Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) adalah rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah kabupaten/kota yang dilengkapi dengan peraturan zonasi kabupaten/kota. Ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 Pasal 59 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang menetapkan bahwa setiap RTRW kabupaten/kota harus menentukan bagian dari wilayah kabupaten/kota yang perlu disusun RDTR nya.

Wilayah Perencanaan (WP) Padangsidimpuan Tenggara cenderung berkembang dari tahun- ketahun jika dilihat dari segi jumlah penduduk dan perkembangan wilayah terbangun. Namun perkembangan wilayah tanpa adanya pengendalian ruang yang terencana cenderung menyebabkan wilayah tumbuh tanpa arah/semrawut. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan RDTR sebagai pedoman dan arahan dalam pemanfaatan ruang.

Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk menyusun materi teknis RDTR sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk mempertimbangkan aspek spasial maupun non spasial yang merupakan dasar pemanfaatan ruang kawasan untuk mencapai pembangunan yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. Ruang lingkup padangsidimpuan tenggara wilayah perencanaan (WP) memiliki luas 36,84km2/3684 Ha dengan memiliki penduduk saat ini 34.283 jiwa.

Wilayah perencanaan (WP) Kota Padangsidimpuan terdiri dari 16 desa dan 2 kelurahan. Karakteristik fisik padangsidimpuan tenggara 48% kemiringan, 65% ketinggian, 36% wilayah didominasi geologi Alluvium, 93% Wilayah didominasi Curah Hujan, 100% wilayah termasuk dalam WS Batang Angkola-Gadis, 89% wilayah didominasi jenis tanah Alluvial, 77% wilayah didominasi kawasan tidak rawan banjir, 57% wilayah didominasi kawasan tidak rawan longsor, 88% wilayah didominasi kawasan gerakan tanah sangat rendah dan 100% seluruh wilayah didominasi rawan bencana gempa bumi tinggi. sehingga memerlukan sebuah acuan dalam memanfaatkan ruang, implementasi dan pengendalianya.

Kegiatan ini dihadiri Asisten 2, OPD terkait, Kepala BPN Kota Padangsidimpuan serta Tamu undangan lainnya.