Peletakan Batu Pertama Lubuk Raya

Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Kota Padangsidimpuan melaksanakan acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Produksi Olahan Salak di Simapil-Apil Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. (Padangsidimpuan, 06 Agustus 2020). Rumah produksi olahan salak tersebut akan dibangun di atas tanah seluas      8 x 22 M. Dengan jumlah dana sebesar Rp 1 Milyar yang diperoleh dari BPM KOTAKU T.A 2020 berbasis Infrastruktur Livelihood.

Sebagai bukti dukungan turut serta Pemerintah dalam membangun dan menyejahterakan perekonomian masyarakat, maka dalam hal ini Walikota Padangsidimpuan Bapak Irsan Efendi Nasution, SH., hadir untuk memenuhi undangan dan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah produksi olahan salak, yang didampingi oleh Wakil Walikota Padangsidimpuan Bapak Ir. H. Arwin Siregar, MM

Acara semakin meriah dengan adanya sesi Margondang untuk menyambut kedatangan Walikota Padangsidimpuan serta rombongan. Pemangku adat, Harajaon, Hatobangan, Alim Ulama, serta masyarakat turut aktif dalam penyambutan tersebut. Dengan menyertakan adat istiadat, budaya, mau pun kebiasaan masyarakat setempat, dapat menambah hikmat didalam berlangsungnya acara, hal ini juga diharapkan mampu melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia secara umum, dan Kota Padangsidimpuan khususnya. Acara ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti yang dianjurkan oleh pemerintah.

Turut diundang dalam acara ini ialah DPRD Kota Padangsidimpuan, Pimpinan OPD Dinas terkait, Camat se-Kota Padangsidimpuan, Lurah, Pihak Perbankan, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan masyarakat setempat. Acara dimulai sejak pukul 10.00 WIB, dibuka dengan sambutan oleh Protokol, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Do’a, serta sambutan dari beberapa instansi terkait.

Bapak Efendi Wahab, sebagai panitia acara sekaligus BKM Kelurahan Lubuk Raya dalam kata sambutannya merincikan mengenai kegiatan pembangunan rumah produksi olahan salak tersebut. Dana, luas lahan, kebutuhan untuk rumah produksi yang nantinya apabila telah selesai dalam proses pembangunan fisik. Beliau juga berharap Pemerintah dapat memberikan bantuan, baik berupa alat, mesin, pelatihan, dan hal penting lainnya yang dapat menunjang keberhasilan di dalam proses produksi olahan salak ke depannya.

Askot Mandiri KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Kota Padangsidimpuan, Bapak Zulhan Taufik, juga turut memberikan sambutan dihadapan para tamu undangan, masyarakat, serta Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan. Dalam kesempatan ini beliau sangat berterimakasih atas keringanan langkah Walikota untuk menghadiri undangan dari KOTAKU. Ini merupakan kali ketiga Walikota Padangsidimpuan turut hadir dalam kegiatan Program KOTAKU, hal ini membuktikan bahwa Pemerintah mendukung penuh Program KOTAKU di Kota Padangsidimpuan, yang bertujuan untuk menuntaskan kekumuhan menuju wilayah layak huni, membangun perekonomian masyarakat, menjaga dan melestarikan produk lokal yang dapat dikenal di kancah internasional sebagai ikon Kota Padangsidimpuan.

Walikota Irsan Efendi Nasution, S.H., menyampaikan rumah produksi olahan salak tersebut adalah salah satu upaya untuk mempertahankan predikat Kota Padangsidimpuan sebagai “Kota Salak”, yang nantinya ini akan menjadi kebanggaan bagi kita bersama. Beliau juga sangat berterimakasih kepada semua pihak yang berperan aktif untuk mewujudkan pembangunan ini, semoga pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk semua, berkesinambungan hingga anak cucu kelak.

Walikota didampingi Wakil Walikota, dan Askot Mandiri melaksanakan peletakan batu pertama di area pembangunan Rumah Produksi Olahan Salak yang disaksikan oleh , anggota DPRD, Pimpinan OPD, Para Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat setempat. Setelah peletakan batu pertama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi makan bersama, yang disiapkan oleh panitia pelaksana kegiatan.

Semoga ini menjadi  jalan utama yang dapat membuka jalan-jalan yang lain, untuk kedepannya menemukan lebih banyak lagi potensi pariwisata, ide-ide, serta inovasi untuk mengolah kekayaan sumber daya alam yang ada, melestarikan kebudayaan, adat istiadat, dan kearifan lokal. Memberikan pelatihan-pelatihan kepada sumber daya manusianya, dan berpartisipasi serta berperan aktif dalam memajukan Kota Padangsidimpuan menuju Sidimpuan Bersinar.

Sumber : Kusti Ardinah (Operator Askot Mandiri Kota Padangsidimpuan)

Link Download