Pendistribusian Bantuan Sosial 10 Ton Beras oleh TNI Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-74 Tahun 2020

Bentuk Kepedulian Sosial terhadap dampak Covid-19 di wilayah Kota Padangsidimpuan guna untuk membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat ditengah pandemi Covid-19, bakti sosial ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-74 yang mengusung Tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”, pada hari Jum’at 26 Juni 2020.

Dalam kegiatan itu Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK, MH didampingi Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto, S.I.P. dan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH melakukan bakti sosial pembagian beras 10 Ton ke 6 kecamatan yaitu; Kecamatan Utara, Kecamatan Selatan, Kecamatan Batunadua, Kecamatan Angkola Julu dan Kecamatan Tenggara.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK, MH dalam rangka penanggulangan Covid-19 tersebut beliau mengatakan dengan pembagian sembako beras 10 ton ini dapat tersalurkan dengan baik terhadap warga yang membutuhkan dan beliau juga berharap, kegiatan yang dilaksanakan secara serentak ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang kurang mampu ditengah mewabahnya Covid-19.

Menariknya dalam pendistribusian bantuan sosial dampak Covid-19 tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa TNI/AD dengan menggunakan kendaraan motor roda dua, pendistribusian itu dilakukan usai apel di lapangan Tennis Kodim.

Puluhan sepeda motor di berangkatkan langsung oleh Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menurutnya, pembagian beras 10 ton ini dilakukan secara door to door, sehingga pembagian tersebut bisa masuk ke pelosok kota melalui sinergitas TNI-Polri. Dengan melakukan secara door to door ke rumah warga adalah cara paling mudah dan efektif dalam mendatangi rumah warga penerima bantuan yang sebelumnya sudah terdata, sehingga tidak terjadi pembagian sembako yang tidak tepat sasaran.

Bantuan ini merupakan kepedulian TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan terhadap warga yang kurang mampu yang terdampak akibat adanya Virus Corona (Covid-19).