Charoen Pokhpand Foundation Berikan Penguatan Pendidikan Karakter Kepada Guru di Padangsidimpuan

PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) Gelar penguatan pendidikan karakter guru, di BALAI STAITA kota padangsidimpuan, Senin (18/9/2019). Beberapa guru SD dan SMP di Kota Padangsidimpuan turut mengikuti kegiatan ini. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari. Sekjend Charoen Pokhpand Foundation Andi Magdalena Siadari menyampaikan kegiatan ini mengambil konsep Guru “Ideal” (Inspiratif, Dedikatif, Empatik, Ber-Akhlak mulia dan Berbudi Luhur) mereka antusias datang sejak pagi tadi. Materi khusus tentang pendidikan karakter tim fasilitator yang berasal dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pun didapatkan. “CSRnya Charoen Pokphand kebanyakan 80% untuk pendidikan, tapi kami tidak pernah menyentuh guru, kebanyakan menyentuh Infrastruktur, Beasiswa,” ungkap Andi Magdalena Siadari, Managemen PT Charoen Pokphand Indonesia. Dipilihnya penguatan pendidikan karakter untuk para guru, setelah PT Charoen Pokphan bekerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang telah melakukan survey kepada guru di Jawa Tengah. “Besok diajarin bagaimana menahan emosi, lapangan di luar bagaimana, dia harus mengajar juga, emosi dari orang tua, dari murid-lah yang bagaimana macam, sangat baik,” tambahnya. Regional Head Charoen Pokphand Sumbagut Bethman Siagian menambahkan, program CSR dapat memberikan dampak nyata kepada masyarakat terutama dari tenaga pendidikan. “Dari acara CSR terasa di masyarakat, terutama di bidang guru. Guru bisa menjadi sarana di masyarakat,” tambah Bethman. Pj Sekretaris Daerah Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, mengharapkan, adanya program CSR untuk pendidikan karakter guru ini, dapat mencetak generasi-generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter. (Lanjut di kolom komentar) ” Kita mengalami proses perubahan yang luar biasa yaitu revolusi 4.0 yang menjadi dunia masa depan. Saya yakin guru ini akan mengikuti zamannya, akan tetapi kita harus menyadari bagaimanapun hebatnya teknologi, pendidikan penguatan karakter itu yang paling utama, dan semoga semua tujuan dari program bakti pada guru ini dapat memajukan dunia pendidikan di indonesia dan kota padangsidimpuan khususnya, sebab kami menganggap bahwa pendidikan adalah kunci dari kehidupan berbangsa dan bernegara.”,ungkap Sekdako. Dalam acara ini, turut hadir Bapak Sekda Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe SKM, M.Kes, Kadis Pendidikan M.Luthfi Siregar, Kaban Baperlitbang M.Jusar Nasution, Kadis Pertanian Parhimpunan Siregar dan Managemen PT Charoen Pokphan Indonesia Andi Magdalena Siadari, turut hadir Dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Hastaning Sakti. Sumber : Humas Kota Padangsidimpuan