Penyemprotan Disinfektan Secara Massal dan Serentak untuk Meminimalisir Tingkat Penyebaran Virus Corona

Menindaklanjuti maklumat Kapolri dan surat telegram yang di tanda tangan oleh wakapolri tanggal 27 maret 2020 tentang penyemprotan disinfektan secara massal untuk meminimalisir tingkat penyebaran virus corona (covid – 19) . Berkenaan dengan hal tersebut Polres Kota Padangsidimpuan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, pada hari ini Selasa (31/03) Menyelenggarakan Penyemprotan disinfektan massal di wilayah Kota Padangsidimpuan. Acara di awali dengan Apel Gabungan yang di pimpin oleh Kapolres Padangsidimpuan, bertempat di Alaman Bolak Padang Nadimpu Padangsidimpuan, kemudian di lanjutkan dengan pelepasan Unit Mobil, dan Tim penyemprot disinfektan oleh Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH bersama jajaran Forkopimda di Pos Kota Padangsidimpuan. Penyemprotan disinfektan massal tersebut meliputi : Rute 1 : Pos Kota Padangsidimpuan/ Jl. Merdeka sampai dengan kelurahan Palopat Maria. Rute 2 : SMP Negeri 1 Padangsidimpuan , Jalan Kenangan , Jalan Tapian nauli, Tugu Siborang, Jl. SM . Raja , Kelurahan Bincar, Jalan Kapt. Koimah, , Jalan Sitombol, dan kemudian ke Alaman Bolak Kota Padangsidimpuan. Rute ke 3 : Kamp. Kelapa, Kamp. Darek, Kel. Padangmatinggi, Kel. Sitamiang, Kel. Batunadua, Menuju Simpang Rimba Soping. Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK. MH juga menghimbau kepada masyarakat dan pedagang di sekitar lokasi Jalur rute penyemprotan disinfektan agar dapat mengamankan barang pribadi maupun barang dagangannya masing masing. “Untuk mengantisipasi penyebaran Covid – 19 dari luar daerah, Polres Padangsidimpuan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan tentunya Gugus Tugas Penanganan Covid -19 sudah menempatkan 5 titik Posko Covid – 19 di tiap tiap perbatasan Kota untuk sterilisasi kepada Warga yang datang dari luar Kota Padangsidimpuan maupun yang akan keluar dari Kota Padangsidimpuan.” Ungkap Kapolres Padangsidimpuan saat di lakukan wawancara. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH saat di wawancarai media menjelaskan, untuk saat ini Kota Padangsidimpuan Masih masuk dalam zona Hijau (Negatif Penderita Corona). Namun Upaya demi upaya pencegahan Covid -19 masih terus Di laksanakan demi keamanan Kota Padangsidimpuan. “Untuk itu mohon kerjasamanya kepada masyarakat, supaya kegiatan maupun acara yang melibatkan keramaian agar di stop dulu sementara, dan agenda bepergian ke luar Kota kalau bisa di tunda dulu, sampai benar- benar aman.” Jelas Irsan. Kegiatan tersebut juga turut di hadiri oleh beberapa OPD terkait, dan Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kota Padangsidimpuan.

Pemko Padangsidimpuan Terima Bantuan Cairan Antiseptik PT DNG

Pemko Padangsidimpuan menerima bantuan cairan antiseptik dari PT Dalihan Natolu Grup (DNG) Padangsidimpuan, bantuan itu diterima langsung Wali Kota Irsan Efendi Nasution SH, Senin (30/3) Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH mengucapkan terima kasih atas kepedulian DNG yang telah peduli dengan penanganan COVID-19 di Kota Padangsidimpuan. Diketahui bahwa DNG Kota Padangsidimpuan menyumbang cairan anti septik sebanyak 5000 liter di tahap pertama, cairan antiseptik tersebut akan digunakan untuk menyemprot ke pemukiman warga di Kota Padangsidimpuan. Ketua Tim Gugus Tugas penanganan COvid-19 H.Letnan Dalimunthe mengatakann “Tim Gugus Tugas merasa terbantu dengan datangnya bantuan dari DNG tersebut”. Beliau berharap dengan datangnya bantuan tersebut dapat membantu tim dilapangan sehingga penyemprotan di seluruh pemukiman warga Padangsidimpuan cepat tersalurkan dengan merata.   @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Perangi Covid-19, BLK Kota Padangsidimpuan mengerjakan Alat Pelindung Diri (APD)

Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padangsidimpuan mengerjakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk membantu penanganan Virus Korona di Kota Padangsidimpuan, dan diserahkan langsung Oleh Kadis Ketenagakerjaan Risman Khalik dan UPT BLK Nurmalasari ke Sekretariat gugus tugas penanganan COVID-19 di Kantor Walikota Padangsidimpuan, Sabtu (28 Maret 2020). Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menyampaikan, Alhamdulillah ditengah kesulitan mendapatkan APD, gugus tugas penanganan Covid-19 menerima sebanyak 750 pcs Masker dan 54 pcs APD. ”Ini suatu kabar baik bagi kita, apresiasi kami ucapkan kepada Balai Latihan Kerja Padangsidimpuan ditengah kesulitan ini memberikan kontribusi atas keahliannya”, Ucap Wako Irsan. Ini suatu momentum persatuan dan meningkatkan keakraban masyarakat, semua terlibat, semua mau membantu, semoga Wabah ini segera berakhir, dan tidak sampai ke Kota Padangsidimpuan, harapnya. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Update Covid-19 di Psp, 27 Maret Pukul 12.00 WIB: Angka Observasi 541 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Corana Virus Desease 2019 (Covid-19) Kota Padangsidimpuan kembali merilis data terbaru Pelaku Perjalanan yang didatangi dan melaporkan diri pada Jumat (27/3) pukul 12:00. Berdasarkan data tersebut, hingga kini Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Padangsidimpuan telah mengobservasi 558 Pelaku Perjalanan dari luar negeri dan luar daerah di Indonesia. Adapun perkembangannya pada saat ini, 541 Pelaku Perjalanan masih menjalani proses observasi di enam kecamatan. Kemudian 16 orang yang berkunjung ke Sidimpuan sudah kembali ke daerah tinggal mereka di Jakarta, dan satu orang dinyatakan aman setelah diobservasi. “Alhamdulillah, kesadaran masyarakat Pelaku Perjalanan melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas cukup tinggi. Hal ini didorong peran aktif perangkat daerah hingga tingkat lingkungan dan dusun,” kata Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe. Senada dikatakan Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution yang juga Pengarah Gugus Tugas PP Covid-19. Ditegaskannya, sampai sekarang belum ada satu orangpun yang positif terpapar virus Corona di Padangsidimpuan. “Mari sama-sama kita jaga dan mendoakan, agar virus yang menjadi ancaman besar bagi seluruh penduduk bumi ini tidak pernah hadir di kota yang sama-sama kita cintai,” pintanya. Pemko Padangsidimpuan bersama TNI, Polri dan berbagai stake holder lainnya, sejak awal sudah bergerak sedaya upaya mungkin mencegah virus Corona masuk ke kota ini. “Gerakan pencegahan yang kita lakukan memang terkesan dibayangi ketakutan yang maha dahsyat. Tetapi ini demi menyelamatkan seluruh masyarakat dari paparan virus yang mematikan,” jelas Irsan. Wali Kota Padangsidimpuan menyadari adanya pandangan anggap sepele dan cemoohan dari segelintir oknum dan kelompok terhadap apa yang telah mereka lakukan. Tetapi ini tidak akan melemahkan atau menyurutkan semangat untuk mencegah virus Corona masuk ke Sidimpuan. Adapun Pelaku Perjalanan yang sedang dan sudah menjalani observasi di 10 Puskesmas se Kota Padangsidimouan ialah, 117 orang di Kec. Sidimpuan Utara.143 di Kec. Sidimpuan Selatan, 100 di Kec. Sidimpuan Tenggara. Kemudian 62 orang Pelaku Perjalanan yang menjalani observasi di wilayah Kec. Sidimpuan Batunadua. 54 di Kec. Sidimpuan Angkola Julu dan 80 di Kec. Sidimpuan Hutaimbaru. Belum ada yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) ataupun Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Artinya, status 558 orang yang sedang dan sudah menjalani observasi itu adalah Pelaku Perjalanan. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Walkot Padangsidimpuan Melalui Video Conference Bersama Gubernur Sumut penanganan COVID-19

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pimpin rapat koordinasi penanganan COVID-19 dengan Walikota dan Bupati se-Sumut melalui Video Conference, selasa (24/3/2020) Mulai Pukul 14.00WIB. Gubsu Edy Rahmayadi menanyakan dan meminta laporan tentang kesiapan daerah masing-masing juga kondisi yang sebenarnya didaerah yang dipimpin untuk menghadapi wabah virus corona yang sedang melanda penjuru dunia. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat Vidcon dengan Gubsu melaporkan, sampai hari ini Tanggal 24 Maret Kota Padangsidimpuan masih Negatif COVID-19. Namun, terhitung Pukul 12.00 WIB siang ini, ada sebanyak 110 Orang dalam Pemantauan (ODP) menurut riwayat perjalanannya keluar daerah, yang tersebar di 6 Kecamatan di Kota Padangsidimpuan. “Kami juga pak Gubernur, telah membuat gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 yang tersebar di 10 Puskesmas di Kota Padangsidimpuan dan telah melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah sesuai (ODP) tersebut,” lapornya. Beliau juga menjelaskan bahwa pada hari minggu yang lalu RSUD Padangsidimpuan telah menerima sebanyak 70 Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemprovsu, namun jumlah tersebut kata beliau masih terlalu sedikit, mengingat APD ini dalam penggunaannya hanya bisa digunakan sekali pakai saja, tutur Wako Irsan. “Kami meminta kepada Pak Gubernur agar seyogyanya memprioritaskan daerah kami, begitu juga dengan alat kesehatan agar di drop di Kota Padangsidimpuan”, pintanya. Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi menyampaikan akan memprioritaskan penyaluran Alat Kesehatan serta APD secepatnya ke daerah-daerah, sehingga kita bisa tekan dan meminimalisir penyebaran COVID-19 tersebut. Turut mendampingi Walikota, Wawako Arwin Siregar, Sekdako Letnan Dalimunthe, Kalak BPBD Ali Ibrahim Dalimunthe, Kadis Kesehatan Sofian Subri, Kadis Kominfo Islahuddin Nasution, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Nurcahyo Budi Susetyo.   @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Pemerintah Kota Padangsidimpuan Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Salah Satu Respons Pemerintah Perlambat Penyebaran Virus Corona

PEMERINTAH KOTA PADANGSIDIMPUAN MELALUI GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN VIRUS CORONA (COVID-19) TERUS MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT KOTA PADANGSIDIMPUAN TERKAIT PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19). Salah satu langkanya hari ini adalah sabtu (21/03/2020) penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum yakni Mesjid Raya Al-Abror, Panti jompo gg.Raya, Panti Asuhan Jl.Mawar, Gereja HKBP Kota Padangsidimpuan, dan Mesjid Raya Lama Syekh Maulana. Penyemprotan ini di harapkan dapat mencegah penyebaran virus corona (covid-19) dan memberi rasa aman,nyaman di lingkungan masing-masing. Perlu dijelaskan bahwa disinfektan merupakan bahan kimia atau pengaruh fisikan yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, juga membunuh atau menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman penyakit lainya. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat kota padangsidimpuan tetap waspada dan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, lakukan cuci tangan dengan baik, serta tetap menjaga stamina tubuh jika beraktivitas di luar rumah. Hal itu disampaikan oleh kadis kesehatan kota padangsidimpuan melalui kabid kesehatan masyarakat selesai acara penyemprotan disinfektan kepada tim peliput diskominfo.

Cegah Covid – 19, Pemko Padangsidimpuan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona, Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan penyemprotan disinfektan di sarana umum diseluruh Kota Padangsidimpuan secara bertahap mulai hari ini Jum’at(20/3). “Hari ini Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan penyemprotan disinfektan setelah beberapa hari lalu dilakukan di seputaran pusat kota padangsidimpuan. Penyemprotan dilakukan hari ini dimulai dari Pos Polisi di pusat kota menuju pasar balerong batu, seputaran jalan Thamrin, pasar sangkumpal bonang, seputaran kantor walikota, “ ungkap Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH saat penyemprotan berlangsung di lokasi. Penyemprotan dilakukan memang kesemua tempat keramaian di Kota Padangsidimpuan namun akan dilakukan secara bertahap karena kurangnya personil. Penyemprotan ini akan berlangsung selama virus corona masih menjadi ancaman di semua lini. “Kita melakukan penyemprotan secara bertahap dan mendahului tempat – tempat keramaian seperti pasar, tempat pangkalan angkutan kota dan kantor walikota Padangsidimpuan. Insya allah akan dilanjutkan kembali besok ketempat yang berbeda, “ tuturnya. Penyemprotan disinfektan merupakan bentuk keseriusan Kota Padangsidimpuan untuk ikut terlibat dalam mengantisipasi penyebaran serta melawan virus corona yang kini sudah dinyatakan sebagai pandemi. Ditargetkan dalam beberapa hari ini, semua tempat keramaian di Kota Padangsidimpuan bisa disemprot disinfektan. “Selain penyemprotan, kami juga menyebarkan brosur – brosur himbauan gerakan hidup sehat dan cara mencegah agar masyarakat bisa selalu ingat bahwa menjaga itu jauh lebih baik dan memberikan sedikit penjelasan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mencuci tangan,” tambahnya. Irsan berharap dengan adanya kegiatan penyemprotan desinfektan ini, semua masyarakat di Kota Padangsidimpuan bisa saling menjaga kebersihan dan tekankan untuk selalu pola hidup bersih dan saling mengingatkan satu sama lain sehingga terciptanya Padangsidimpuan tangguh dan Padangsidimpuan terhindar dari virus corona. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Wako Irsan Efendi Nasution Minta FKPPI Aktif dan Bersinergi Dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH meminta agar Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) aktif dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Demikian disampaikan Walikota Padangsidimpuan saat menerima audiensi Keluarga Besar Pengurus FKPPI KOta Padangsidimpuan di Ruang Rapat Kantor Walikota, Kamis (19/3/2020). “Kami ingin FKPPI Padangsidimpuan ini aktif, dan memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kota Padangsidimpuan,” Ujarnya. Irsan berharap FKPPI dapat menyusun program kerja kedepan, dan diseleraskan dengan Pemko Padangsidimpuan. “Pemko Padangsidimpuan siap membantu dan mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan,” kata Walikota Irsan. Syawaluddin harahap Ketua FKPPI Padangsidimpuan mengatakan bahwa kedepannya organisasi tersebut siap untuk bersinergi dengan jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan. “Mohon bantuan dan bimbingannya dalam kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan dimasa yang akan datang. Kami juga akan menyampaikan data-data pengurus FKPPI,” ucap Syawal. Sementara itu Kepala bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Nurcahyo B Susetyo ST berharap organisasi tersebut dapat melibatkan kalangan muda di Bumi Dalihan Natolu.   @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Pemko Padangsidimpuan siap tangani pasien suspect COVID-19

“Informasi yang kita miliki saat ini tidak ada warga kita yang suspect COVID-19 di Kota Padangsidimpuan,” ucap Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat meninjau ruangan isolasi RSUD Kota Padangsidimpuan, Selasa (17/3). RSUD Kota Padangsidimpuan sudah siap, jika ada pasien yang terindikasi suspect COVID-19 di tempat kita. “Tolong, masyarakat Kota Padangsidimpuan saling jaga kesehatan, harus ada partisipasi, menjaga pola hidup sehat dan mengurangi aktifitas keluar rumah, menghindari berpergian keluar Kota Padangsidimpuan.” Dokter kita sudah kembali dari Jakarta mengikuti pelatihan tentang penanganan COVID-19 di Jakarta, ucap Irsan. OPD di Pemkot Padangsidimpuan harus saling berkoordinasi hingga tingkat desa jika ada warga kita yang mengalami gejala yang teridentifikasi seperti COVID-19, ungkap Wali Kota. Penting juga status, dalam dua tiga hari ini status apa yang kita tetapkan Pemkot Padangsidimpuan dan untuk langkah-langkah apa saja selanjutnya.   @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Walkot Padangsidimpuan Tinjau Pelaksanaan UNBK SMK

Untuk memastikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK di wilayah Kota Padangsidimpuan bisa berjalan dengan lancar, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH melaksanakan peninjauan secara langsung di SMKN 1 & SMKN 2 yang menyelenggarakan UNBK, Senin (16/3). Walikota dalam tinjauannya menyampaikan, walaupun SMK sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi namun selaku Walikota Padangsidimpuan pihaknya ingin memastikan pelaksanaan UNBK di Kota Padangsidimpuan bisa berjalan dengan baik. Dari hasil tinjauan, Walikota menyampaikan, secara umum dari hasil tinjauan UNBK kota Padangsidimpuan untuk SMK yang berlangsung 16-19 Maret 2020 sudah berjalan dengan baik. Persiapan juga sudah dilaksanakan dengan baik perencanaan, pelaksanaan termasuk dalam penugasan pengawas sudah dilaksanakan sesuai dengan standart yang ditentukan oleh pusat, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Walikota menyampaikan dalam pelaksanaan UNBK ini ,Pemko hanya mengurusi hal-hal non teknis terkait Pelaksanaan UNBK di SMA, SMK dan MAN kota Padangsidimpuan. Ia berharap semua bisa berjalan dengan lancar sampai akhir pelaksanaan, dan jika ada yang bisa dibantu oleh Pemko siap untuk membantu. Dalam kesempatan tersebut, Walikota menghimbau kepada siswa-siswi peserta UNBK agar giat belajar, untuk menghadapi UNBK beberapa hari kedepan, karena menurut Walikota, dengan giat belajar tentunya secara mental juga akan siap. Walikota juga berharap agar kendala listrik, pihak sekolah dapat mengantisipasi dengan menyediakan genset. Selain itu pihaknya juga harus sudah berkomunikasi dengan PLN setempat agar pelaksanaan UNBK ini berjalan lancar. Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang meliputi Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan menyampaikan bahwa pelaksanaan UNBK di SMKN 1& SMKN 2, berjalan dengan baik, karena sudah dilakukan persiapan yang matang. Dari 770 peserta UNBK, dihari pertama ini, semua siswa berangkat, dan tidak ada yang tidak hadir. Lebih jauh dikatakan Pahri Siregar S.Sos bahwa pada tahun ini Ujian Nasional dengan format atau bentuk seperti yang berlangsung selama ini, akan menjadi penyelenggaraan UN terakhir pada tahun 2020. Seperti yang kita ketahui bersama, di tahun 2021 nanti UN akan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter di mana pelaksanaannya tetep berbasis komputer seperti UNBK.   @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan