Walikota Padangsidimpuan Lantik 22 Pegawai P3K

Sebanyak 22 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dilantik oleh Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH di Aula Utama Kantor Walikota, Jum’at (7/5).Walikota Irsan Efendi mengingatkan bahwa pengangkatan ini berdasar perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. “Ini sangat patut untuk disyukuri dan bermanfaat bagi masyarakat” ucapnya.Walikota juga berpesan P3K nantinya bisa bekerja secara profesional dan fokus terhadap tugas serta fungsinya. “Kinerja antara yang kemarin dengan sekarang harus selalu baik, terlebih gaji dan tunjangan sudah jelas, SK untuk dua tahun mendatang dan akan diperpanjang, akan tetapi apabila selama dua tahun pegawai  P3K tersebut dinilai buruk, maka besar kemungkinan kontraknya tidak akan diperpanjang” ucap walikota Irsan.Seperti diketahui, sebanyak 22 pegawai pemerintah telah menerima SK pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja telah melalui proses dan tahapan yang begitu panjang. “Namun demikian, itu merupakan suatu mekanisme dalam kepegawaian yang berpedoman pada regulasi yang ada” terang Walikota Irsan.Selanjutnya, Walikota menerangkan, P3K ini merupakan angkatan pertama dan hanya terbagi pada kelompok penyuluh pertanian dan berharap agar para P3K dapat bekerja keras dan taat aturan serta terus mengembangkan diri untuk dapat menyesuaikan diri mengikuti perkembangan dan tantangan yang semakin komplek sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah khususnya di Kota Padangsidimpuan. @Sumber : Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Sinergritas TNI-Polri dan Satpol-PP, Disiplinkan Warga Terkait Protokol Kesehatan

Puluhan personil gabungan dari anggota Satpol PP Padangsidimpuan bersama Polres Padangsidimpuan, TNI dan juga BPBD Padangsidimpuan kembali melakukan pendisiplinan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai covid-19. Kegiatan kali ini dengan melakukan sidak langsung ke tempat-tempat usaha ( cafe, warung tenda biru, tempat nongkrong ) yang dikunjungi masyarakat, muda mudi, untuk mematuhi surat edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kamis (6/5/2021) malam. Dalam kegiatan sidak tersebut petugas menanyakan tentang apakah pihak pengelola / pemilik mengetahui tentang Surat edaran PPKM dengan batas waktu 23.00 wib tidak melayani pembeli yg makan di tempat namun hanya di bungkus atau bawa pulang. Pemberlakukan pembatasan kegiatan Masyarakat ( PPKM ) ini dilakukan sebagai salah satu langkah untu memutus mata rantai penyebaran covid-19 serta tindak lanjut Intruksi Mendagri No 10 tahun 2021 dengan mempertimbangkan kondisi wilayah masing-masing. Hal ini sebagai langkah antisipatif, sehingga harapannya jumlah yg terkonfirmasi tidak mengalami lonjakan selama bulan suci ramadhan dan pada pelaksanaan hari raya idul fitri 1442 H. Besar harapan kegiatan PPKM ini dapat berjalan dengan baik tentunya kerjasama semua pihak yg harus saling mendukung, Disamping itu kepada warga kota Padangsidimpuan kiranya harus membiasakan diri untuk mematuhi protokol kesehatan ( menggunakan masker, jaga jarak, sering cuci tangan, Tidak berkrumunan dan kurangi mobilisasi ). @Sumber : Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat toba 2021 Polres Padangsidimpuan di alaman bolak, Rabu (5/5/2021) pagi. Didampingi Forkkopimda Kota Padangsidimpuan, Wako Irsan mengatakan, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya. “Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri,”Ujarnya. Dikatakannya, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. “Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H,” tambahnya. Lanjut walikota Irsan, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit untuk ditahan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, apabila Pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang. “Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7% atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik. Oleh karena itu, kegiatan Operasi Ketupat-2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi,” jelas Walikota Irsan. Walikota Irsan berpesan agar dalam pelaksanaan operasi ini memprioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Laksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir “ultimum remedium” secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum-oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan klaster baru Covid-19. “Untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dalam negeri, segera maksimalkan kegiatan posko di terminal, bandar udara, pelabuhan, dan stasiun. Posko ini bukan hanya sekedar menjadi posko pengamanan dan pelayanan, namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, melalui,” jelasnya. @Sumber : Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan

Wakil Walikota Padangsidimpuan Menerima Audensi BAZNAS Daerah Kota Padangsidimpuan

Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar menerima Audensi Badan Amil Zakat Nasional Daerah Kota Padangsidimpuan (BAZNAS), Selasa (27/4) diruang kerja Wakil Wali Kota. Kedatangan Ketua BAZNAS Kota Padangsidimpuan Zainal Arifin Tampubolon bersama dengan jajaran untuk menjalin silaturahmi juga memohon bimbingan dan arahan terkait peningkatan sarana prasarana BAZNAS kota Padangsidimpuan. Beliau menyampaikan beberapa tahun terakhir terjadi tren penurunan ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang tidak aktif lagi menyerahkan zakat, infaq, sodaqohnya (ZIS), katanya. Menurutnya ada berbagai faktor yang mempengaruhi diantaranya terjadinya rotasi ASN, dan juga BAZNAS kota Padangsidimpuan yang baru dilantik belum maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya, ujar beliau. Zainal juga mengungkapkan akan perlunya sarana transportasi, juga kondisi kantor BAZNAS kota Padangsidimpuan yang perlu renovasi kecil-kecilan agar tidak bocor lagi, ungkapnya. Menanggapi hal tersebut Wakil Walikota Arwin Siregar menyebut baru mengetahui akan jumlah keaktifan ASN yang aktif menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, tanggapnya. “Barangkali perlu kita buat surat edaran, dan dibantu Kominfo untuk penyiaran keliling maupun di radio dan platform media lainnya”, katanya. Wawako Arwin menambahkan, Kantor BAZNAS Kota Padangsidimpuan memang sudah perlu di renovasi, melihat kondisinya jangan sampai ada lagi kebocoran dan dipoles dengan cat, ujarnya. Turut hadir Asisten I Pemerintahan dan Kabag Kesejahteraan Rakyat. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan

Pemko Padangsidimpuan Panen Raya Cabe Merah di Desa Bargot Topong

Pemerintah Kota Padangsidimpuan panen Raya Cabai Merah yang dipusatkan di Kelompok Tani (Koptan) Mekar, Desa Bargot Topong, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Rabu (21/4/2021). Ketua Kelompok Tani Mekar Arifin Siregar pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih karena telah mendapat bantuan bibit cabai merah yang hari ini akan di panen. Arifin juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota yang telah menyempatkan hadir pada kegiatan penen tersebut. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH ,pada sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih kepada Koptan Mekar atas panen raya yang baru saja dilaksanakan, “Apalagi panen yang di lakukan sebanyak 5 kali ini sudah mencapai 4 ton, mudah-mudah panen kedepan yang di perkirakan 4 atau 3 kali lagi dapat memenuhi target kita yang sudah kita targetkan di waktu kemaren sebanyak 7 ton,” ucapnya. Pada kesempatan yang sama Camat Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Robiul Harahap mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan stimulas covid-19 berupa bibit cabai merah diwilayahnya. Robiul juga bangga kepada Kelompok Tani Mekar yang dinilai berhasil, “Ini sangat membantu masyarakat kelompok tani, khususnya kelompok tani mekar di desa bargot topong dalam masa pandemi covid-19 saat ini,” ucapnya. Acara panen raya tersebut juga dirangkai dengan pemberian bantuan berupa bibit benih sawah dari Dinas Pertanian Padangsidimpuan kepada Koptan Mekar. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan

Walikota Irsan Efendi Terima Audensi HWDI Kota Padangsidimpuan

Wali Kota Padangsidimpuan menerima audensi Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Padangsidimpuan, Jum’at (23/4) di Ruangan Kerja Walikota. Ketua Himpunan Rahma, merasa tersanjung diterima dengan tangan terbuka yang mana pertama kali kami berkunjung keruangan bapak Wali Kota. “Adapun selain memperat silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan adalah untuk menyampaikan kepada Bapak Wali Kota rencana program jangka pendek kami. Yakni, memberdayakan wanita penyandang disabilitas untuk pembuatan sabun”, katanya. Sementara untuk jangka panjang kata Rahma, adalah memberdayakan wanita penyandang disabilitas untuk memainkan alat musik kemudian mempunyai nilai komersil, namun untuk tujuan tersebut diperlukan alat-alat yang tentu membutuhkan dana, ujarnya. Walikota Irsan juga mengapresiasi wanita tangguh HWDI Padangsidimpuan yang ditengah keterbatasan, prestasinya bisa melampaui orang-orang pada umumnya, memiliki skill yang mumpuni, inilah Kartini-Kartininya Kota Padangsidimpuan, ucap Wali Kota. Wali Kota Irsan Efendi Nasution juga mengungkapkan, sesungguhnya pernah ada dalam sejarah Kota Padangsidimpuan, Wanita bernama Lumongga Halimatussa’diyah Boru Harahap yang kiprah perjuangannya jauh sebelum kemerdekaan republik, bahkan sebelum Raden Ajeng Kartini yang sejarahnya tercatat di Kota Leiden, Belanda. Namun, ketokohan dan kiprah serta rekam jejak beliau sedang dalam kajian penelitian, kita berharap semoga beliau tersebut dapat kita perjuangkan menjadi tokoh Pahlawan Nasional. “Apapun setiap jenis bantuan dari Pemerintah pendekatannya adalah program, sebagaimana diatur dengan perundang-undangan. Kami melihat program yang sampaikan oleh HWDI ini perlu supporting dari kami Pemerintah Kota Padangsidimpuan, dan kami akan tindak lanjuti bersama jajaran pemerintah di dinas terkait”, ucap Walikota Irsan. Beliau juga menyambut baik Kehadiran HWDI Padangsidimpuan, sesungguhnya akan berperan membantu tugas pemerintah, memberikan sumbangsih pikiran-pikiran terbaiknya untuk membangun kota Padangsidimpuan, tuturnya. Turut hadir Kadis Pendidikan, Kadis Sosial, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan