Walikota Padangsidimpuan Kukuhkan Sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas, dan Pelaksana

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH melalukan pengukuhan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Atministrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Pelaksana sebanyak 87 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Jum’at (18/6/2021) di Aula Kantor Wali Kota Padangsidimpuan. Sesuai Keputusan Walikota Nomor 207/kpts/2021 tentang Pengukuhan, pemberhentian, pengangkatan dan pemindahan ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimuan terkait perubahan nomenklatur struktur organisasi perangkat daerah. Armin dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kerja. Ali Hotman Hasibuan dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. Imbalo dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sulaiman Lubis dikukuhkan menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah. Ridoan Pasaribu dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan. Dalam sambutannya Walikota Irsan Efendi menegaskan pengukuhan tersebut terdapat amanah yang harus ditunaikan sebaik-baiknya dengan selalu berkoordinasi, berkomunikasi dengan semua pihak, dedikasikan hati, pikiran dan perbuatan baik dalam menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara khususnya kota Padangsidimpuan, tegasnya. Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Walikota Arwin Siregar, Sekdako Letnan Dalimunthe, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD. @Sumber : Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan
Update Terakhir 18 Juni 2021
Gubsu Minta Kepala Desa Menggunakan Dana Desa Untuk Hal Yang Produktif

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepala desa agar menggunakan dana desa untuk hal yang produktif. Dengan cara mengoptimalkan potensi desa masing-masing bukan banyak malah sering melakukan Bimbingan Teknis. Padangsidempuan memiliki kekayaan dan keindahan alam. Potensi tersebut bila dimaksimalkan bisa membuat masyarakat sejahtera kat Edy Rahmayadi di Aula Daulay Simorangkir Kodim 0212/TS Jalan Imam Bonjol, Kamis (17/6). “Anda (kepala desa) lebih tahu daerah anda, ayo maksimalkan dana desa, anda diamanahkan Rp 1 miliar, maksimalkan itu. Jangan cuma dibuat pake Bimtek aja hasilnya ga ada,” kata Gubernur disambut tawa para Kades dan Camat kota Padangsidimpuan. Kata Gubernur, kepala desa adalah kunci menyejahterakan desa. Maka kepala desa adalah kunci menyukseskan visi misi membangun desa menata kota. “Kota tak bisa ditata kalau desa tidak dibangun, ” ucap Gubernur Walikota Padangsidempuan mengatakan wilayahnya memiliki 42 desa di empat kecamatan. Dia optimis akan ada desa-desa yang bisa mengembangkan desanya dengan baik. “Kita akan terus dorong desa-desa di sini untuk mengembangkan potensinya. Kita akan bantu mereka. Seperti yang dikatakan Pak Gubernur desalah yang menjadi pondasi Sumut,” kata Irsan Efendi Nasution. Kota Padangsidempuan desa-desa menurut Kadis PMD Syafaruddin Harahap sudah memulai mengembangkan potensinya, misalnya Desa Hutapadang, Joring Lombang dan Natobang, Sabungan, Hutalimbong dan beberapa desa lainnya. Sudah ada 31 dari 42 desa yang saat ini fokus mengembangkan potensi daerahnya, tetapi masih dalam tahap awal. “Hutapadang dan beberapa desa di kecamatan Angkola Julu progresnya bagus. Di Angkola Julu lebih cepat karena daerah itu Berastaginya Padangsidempuan, jadi mereka selain wisata juga hasil pertanian seperti sayur, bawang dan lain-lain. Ditempat lain kita akan coba wisata sawah,” kata Syafaruddin. Berbeda dengan desa di Kecamatan Angkola Julu, Kades Hutapadang Ihwanuddin Siregar fokus meningkatkan produksi salak. Masyarakat di sana terus dilatih untuk memelihara tanaman salak dengan benar untuk mendapat hasil maksimal. Selain itu, mereka bersama BUMdes juga melatih masyarakat mengolah salak menjadi bahan makanan dan minuman agar bisa dijual dengan harga lebih tinggi. “Kita mengedukasi masyarakat agar memelihar salak dengan baik. Kita juga sedang menggalakkan pengolahan salak menjadi barang jadi seperi dodol, keripik, manisan, kopi dan lainnya,” kata Ihwanuddin. @Sumber : Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan