KBIK Februari

KBIK Februari
Best Practise Mei-Helen New

Best Practise Mei-Helen New
Best practice Mei-Tim 02

Best practice Mei-Tim 02
Best Practice Mei – Dina New

Best Practice Mei – Dina New
Best PAL-IV PK

Best PAL-IV PK
Best Desember 2019

best desember 2019
Lesson Learn POKJA PKP

Tahun 2020 merupakan tahun ke-4 Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) berjalan di kota Padangsidimpuan. Dan untuk kesekian kalinya kota Padangsidimpuan tidak pernah absen mendapatkan alokasi dana Bantuan Dana Investasi (BDI) ataupun sekarang disebut dengan Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM). Untuk tahun 2020, sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 167/KPTS/M/2020 tentang Penetapan Lokasi dan Besaran Bantuan Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2020, kota Padangsidimpuan masuk pada kategori Penerima BPM KOTAKU Peningkatan Penghidupan Berkelanjutan (Livelihood) untuk 2 (dua) kelurahan yaitu Kelurahan Lubuk Raya dan Kelurahan Timbangan dengan masing-masing besaran Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah). Keaktifan Pemerintah Kota Padangsidimpuan ditunjukkan setelah Tim KOTAKU Padangsidimpuan melakukan Audensi ke Kantor Walikota Padangsidimpuan pada tanggal 19 Februari 2020, dimana Walikota Padangsidimpuan Bapak Irsan Efendi Nasution, SH sangat antusias dan mendukung penuh kegiatan program KOTAKU khususnya di tahun 2020 melalui kegiatan Infrastruktur Livelihood. Komitmen itupun didukung dengan Surat Komitmen Pemerintah Daerah kota Padangsidimpuan yang ditandatangani oleh Walikota Padangsidimpuan. Tidak berhenti sampai disitu saja, koordinasi internal dilakukan ke Dinas terkait yang tergabung dalam Pokja PKP Padangsidimpuan, misalnya Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Koordinasi ini bertujuan untuk menguatkan OPD untuk turut mendukung kegiatan Program KOTAKU sesuai arahan Walikota Padangsidimpuan. Pada tanggal 15 Juni 2020, PPK Wilayah 1 Provinsi Sumatera Utara Bapak Akhiatul Akbar menyambangi kantor Baplitbangda Kota Padangsidimpuan dalam rangka menguatkan kembali komitmen Pemda untuk mendukung Program KOTAKU di tahun 2020 khususnya. Bertemu dengan Kepala Baplitbangda kota Padangsidimpuan Bapak M. Jusar Nasution, menjelaskan bahwasanya kegiatan Program KOTAKU tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kolaborasi Pemda, baik dari segi pendanaan maupun kegiatan. Menyahuti kedatangan Pak Akbar selaku PPK Wilayah 1 Provinsi Sumatera Utara, Baplitbangda selaku Badan Koordinasi menginisiasi Rapat Koordinasi dan Kolaborasi bersama seluruh OPD yang terkait untuk bersama-sama memahami dan mendukung kegiatan Program KOTAKU melalui kegiatan-kegiatan yang ada di masing-masing OPD tersebut. Kegiatan Rapat Koordinasi dan Kolaborasi yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2020 tersebut sangat membanggakan, karena seluruh OPD yang hadir turut memberikan suara dan dukungannya. Dan dari pertemuan itu juga lahir komitmen kolaborasi yaitu : Pengadaan Peralatan Produksi dan Pelatihan akan didukung oleh Dinas Perdagangan di tahun 2021. Pengurusan IMB akan disupport oleh Dinas Perizinan, Dinas PUPR tanpa dipungut biaya seperpun. Pengurusan Dokumen SPPL akan sangat dimudahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Pembangunan Jalan akses menuju Rumah Produksi di kelurahan Lubuk Raya akan ditangani oleh Dinas PUPR di tahun 2021. Promosi dan Marketing produk akan disupport oleh Dinas Parawisata. Dinas Pertanian akan membantu dalam hal diversifikasi tanaman Salak dan Keripik agar menghasilkan produk yang lebih berkualitas unggul. Kegiatan Rumah Produksi Salak di kelurahan Lubuk Raya didukung sepenuhnya oleh Walikota Padangsidimpuan dengan menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Produksi Olahan Salak yang dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2020. Dimana pada kesempatan yang sama seluruh OPD, DPRD, Perbankan turut hadir dan diundang untuk memberikan dukungannya terkait Kegiatan Pembangunan Rumah Produksi ini. Dan pada kesempatan ini Bapak Walikota Padangsidimpuan berpesan kepada seluruh OPD untuk memaksimalkan apa yang dapat dibantu demi berhasilnya kegiatan Rumah Produksi Salak ini, karena yang paling berat adalah menjalankan usahanya daripada hanya sekedar membangun infrastruktur Rumah Produksinya. Ketika berjalannya pembangunan Rumah Produksi, Pokja PKP juga turut melakukan monitoring untuk memastikan bahwa kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan target dan waktu serta kualitas yang diharapkan. Dan tidak jarang juga setiap adanya kunjungan Tim PPK ataupun KMW OC-2 Provinsi Sumatera Utara Pemda melalui Pokja PKP turut hadir untuk mendampingi serta menerima masukan untuk kesuksesan kegiatan infrastruktur livelihood ini. Walaupun yang sangat disayangkan, pencairan Infrastruktur Livelihood untuk kelurahan Timbangan agak terlambat dicairkan, sehingga menyebabkan ketidakmampun BKM Timbangan untuk melaksanakan kegiatan dimaksud. Untuk meyakinkan dan menindaklanjuti itu Pokja PKP yang digawangi oleh Baplitbangda Kota Padangsidimpuan mencoba untuk memfasilitasi agar DIPA yang telah terbit segera bisa diserap oleh BKM Timbangan sebagai Penanggungjawab dan Pelaksana di kelurahan Timbangan untuk melaksanakan pembangunan Rumah Produksi Olahan Keripik dan Makanan Ringan dan pengalihan ke pembangunan jalan lingkungan mendukung kegiatan livelihood. Walaupun hasil akhirnya BKM Timbangan tetap tidak menyanggupi untuk melaksanakan pembangunan itu, namun peran serta Pokja PKP kota Padangsidimpuan dalam mendukung penuh program ini sangat bisa diacungi jempol. Mudah-mudahan dukungan ini akan terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan, baik itu dari sisi Persiapan, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan dan Keberlanjutannya. Sesuai semboyannya “Salumpat Saindege” artinya sama-sama melangkah dan seirama. Sama-sama menanggung beban, dan sama-sama berjuang untuk kemaslahan masyarakat kota Padangsidimpuan yang semakin Bersinar. Sumber : Zulhan Taufik (Askot Mandiri Padangsidimpuan) Link Download
Peletakan Batu Pertama Lubuk Raya

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Produksi Lubuk Raya Padangsidimpuan
Labuhan Rasoki
Wek VI