Walikota Padangsidimpuan bersama Wakil Walikota Padangsidimpuan menerima audensi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK)

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution bersama Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar menerima audensi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Muhammad Syahrul Chaniago diruang Kerja Walikota Padangsidimpuan, Jum’at (2/10). Syahrul Chaniago menyebutkan bahwa beliau merupakan pimpinan BPJSTK Cabang Koordinator Padangsidimpuan yang wilayah kerjanya meliputi 12 Kabupaten/Kota. Beliau juga menyampaikan undangan kepada Walikota Irsan untuk bersedia meresmikan kantor BPJSTK Cabang Koordinator Padangsidimpuan yang akan dilangsungkan pada 5 Desember 2020 mendatang yang juga akan dihadiri Dirut BPJSTK dari Pusat. “Kami Pak Wali melaporkan, sedang melakukan relaksasi iuran BPJSTK kepada pemberi kerja dari 100% menjadi 1 % pada masa pandemi Covid-19 untuk meringankan peserta atas dampak ekonomi yang dirasakan dan pembayaran iuran yang telah kita salurkan kepada pekerja yang terdaftar di BPJSTK Padangsidimpuan sampai bulan September sebesar 37 milliar yang masuk langsung ke rekening pekerja dan santunan kepada yang meninggal dunia total sebesar 3,2 milliar”, ucap Syahrul. Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Padangsidimpuan Rizman Khalik menyebut jumlah tenaga kerja Kota Padangsidimpuan yang terdaftar di BPJTK sebanyak 4481 tenaga kerja, sebanyak 460 perusahaan besar kecil, yang kami data dan yang wajib lapor sebanyak 200 perusahaan. “Perusahaan yang wajib lapor sesungguhnya menurut Undang-undang Nomor 7 Tahun 1981 adalah perusahaan yang karyawannya minimal 10 pekerja”, kata Rizman. “Saya juga menyarankan kepada setiap OPD agar memasukkan staf non ASN untuk mendaftar BPJSTK secara mandiri, mengingat APBD kita di Kota Padangsidimpuan dirasa tidak mencukupi untuk menampung hal tersebut, namun kami menilai tidak terlalu memberatkan bila iurannya hanya Rp.5400 /Bulan, mengingat manfaat yang didapat sangat baik”, tuturnya. Menanggapi hal tersebut Walikota Irsan Efendi Nasution menyampaikan selamat bertugas di Kota Padangsidimpuan kepada Pimpinan BPJSTK yang baru, semoga dengan kehadiran di Kota Padangsidimpuan bisa bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Padangsidimpuan, katanya. Wako Irsan sangat mengapresiasi langkah upaya yang dilakukan BPJSTK yang berinisiasi untuk memberikan keringanan iuran yang membantu masyarakat ditengah dampak ekonomi dari Wabah Covid-19 ini, ucapnya. “Apalagi ditambah pembayaran jaminan yang disalurkan langsung kepada pekerja dinilai mampu menjadi jaring pengaman sosial meringankan beban masyarakat di Kota Padangsidimpuan”, tururnya. Wako Irsan Efendi menyampaikan kepada Kadis Ketenagakerjaan untuk mendorong OPD di Kota Padangsidimpuan untuk mendaftarkan pegawainya yang Non-ASN untuk mendaftarkan jaminan sosialnya ke BPJSTK karena selain manfaat yang dirasakan akan sangat membantu, iurannya pun cukup ringan, tutur Wako Irsan Efendi. @Sumber : humaskotapdangsidimpuan
Pemerintah Kota Padangsidimpuan melaksanakan Launching Bantuan Sosial Beras (BSB) Program Keluarga Harapan (PKH)

Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melaksanakan Launching Bantuan Sosial Beras (BSB) Program Keluarga Harapan (PKH), Kamis (1/10) di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan Pukul 10.00 WIB. Kadis Sosial Padangsidimpuan Daulat Parlindungan melaporkan sebanyak 5787 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Manfaat (KPM PKH) di Enam Kecamatan Kota Padangsidimpuan yang mulai dibagikan Senin 28 September sesuai arahan dari Kementerian Sosial. “Sebanyak 1043 KPM di Padangsidimpuan Utara, 1055 KPM di Padangsidimpuan Tenggara, 1676 KPM di Padangsidimpuan Selatan, 816 KPM di Padansidimpuan Hutaimbaru, sebanyak 795 KPM di Padangsidimpuan Batunadua, 452 KPM di Padangsidimpuan Angkola Julu”, katanya. Kepala Bulog Sub Divre Padangsidimpuan Amsyar Willy menyebutkan BSB yang dikeluarkan oleh Bulog kali ini diserahkan 2 bulan sekaligus, yakni Bulan Agustus dan September. “Dimana setiap bulan penerima KPM PKH menerima sebanyak 15 Kg, dikalikan 2 bulan sehingga setiap KPM yang menerima bantuan kali ini sebanyak 30 Kg beras per-KPM sehingga total beras yang salur ini sebanyak 173 Ton”, ucapnya. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution merasa bersyukur atas berjalannya program Bantuan Sosial Beras ini, menurutnya program tersebut dalam jangka pendek dapat mengurangi beban masyarakat terkait dampak Pandemi Covid-19. “Dalam jangka panjang diharapkan dapat memutuskan mata rantai kemiskinan antar generasi sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari garis kemiskinan”, kata Wako Irsan. Wako Irsan juga menghimbau pendamping PKH agar selalu semangat dalam bekerja dan melakukan aktivitasnya sesuai petunjuk dari Kemensos. Acara tersebut ditandai penyerahan secara simbolis bantuan beras kepada penerima bantuan PKH oleh Walikota dan Forkopimda. Turut hadir Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar, Dandim 0212/TS Rooy Chandra Sihombing, Danyon 123/rw Goklas P Silaban, Mewakili Kapolres Padangsidimpuan, Sekretaris Daerah Letnan Dalimunthe, Kepala Bulog Amsyar Willy, Para Asisten, Kadis Sosial, dan Camat se-Kota Padangsidimpuan. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan