Walikota Padangsidimpuan menghadiri acara ketahanan pangan di Desa Joring Natobang sebagai desa tangguh

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menghadiri acara ketahanan pangan di Desa Joring Natobang sebagai desa tangguh, kamis (24/9) Pukul 15.00 WIB. Acara tersebut ditandai dengan penaburan benih ikan mas, ikan lele dan ikan nila, penanaman biji jagung dan bawang merah oleh Forkopimda. Wako Irsan Efendi menghimbau masyarakat untuk terus menerus, selalu mematuhi protokol kesehatan, biasakan cuci tangan usahakan jaga jarak. “Permasalahan tentang covid ini sama-sama kita tanggulangi Desa tangguh bukan sekedar menjadi desa yang biasa saja namun Desa ini yang memiliki ketahanan pangan yang berkepanjangan”, tambahnya. Sementara itu Kapolres Padangsidimpuan Juliani Prihartini berpesan kepada masyarakat apabila ada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 jangan dijauhkan tapi doakanlah kesembuhan, tetap berikan semangat merupakan upaya kita untuk memberikan kesembuhan. Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Padangsidimpuan, Kapolres Padangsidimpuan, mewakili Dandim 0212/TS, mewakili Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Kadis pertanian, Kadis PMD, Kades Joring Natobang, Alim ulama, cerdik pandai hatobangon dan kaum ibu. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan
Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan mengakibatkan banjir di sejumlah tempat di antaranya Desa Goti, Desa Manegen dan Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara

Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan sejak Selasa (22/9) malam hingga Rabu (23/9) dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah tempat di antaranya Desa Goti, Desa Manegen dan Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Ketiga lokasi itu diketahui sering kali menjadi langganan banjir bila intensitas curah hujan cukup tinggi. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH di dampingi Kalaksa BPBD Ir. Arpan Siregar dan Plt.Kasat Pol PP Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe meninjau lokasi banjir tersebut Rabu (24/09) sekira pukul 00.05 Wib. Terpantau, intensitas curah hujan semalaman itu mengakibatkan sungai dan parit meluap sehingga menggenangi badan jalan dan permukiman warga. Walikota Irsan dilokasi banjir mengatakan, beberapa desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara memang sejak lama hampir setiap tahun selalu mengalami banjir. Selama ini telah dilakukan sejumlah langkah penanganan yang salah satunya dengan menormalisasi aliran Sungai. Namun, intensitas hujan yang tinggi membuat air sungai meluap dan sebagian wilayah masih dilanda banjir. Untuk itu kedepan pihaknya akan terus mencari solusi bagaimana agar dampak banjir yang terjadi dapat diminimalisir. “Akan dicari jalan keluar, sehingga ada penyelesaiannya. Kalau tiap tahun tetap terjadi, kita akan mencoba untuk meminimalisir dampaknya” ujar Irsan. Walikota juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada mengingat pada saat ini sedang musim penghujan, tidak menutup kemungkinan terjadi banjir maupun tanah longsor di daerah perbukitan. Sementara itu, personil BPBD dan Satpol PP yang berada di lokasi melakukan upaya membantu warga menangani dampak banjir. Masyarakat juga diharapkan agar tidak membuang sampah ke sungai atau parit yang dapat menyumbat aliran air dan kedepannya pemerintah akan berupaya lebih banyak lagi memperbaiki sungai-sungai kecil dengan normalisasi. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan