Kepala BPS Kota Padangsidimpuan beserta rombongan lakukan kunjungan dengan Walikota Padangsidimpuan bertempat di ruang kerja Walikota

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, Hafsah Aprilia beserta rombongan lakukan kunjungan dengan Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH bertempat di ruang kerja Walikota Padangsidimpuan, Rabu (02/09/2020) siang. Pada kunjungan tersebut Kepala BPS Kota Padangsidimpuan, Hafsah Aprilia menyampaikan bahwa sensus online sudah usai dan pada September ini pihaknya akan menerjunkan petugas untuk melakukan pendataan dilapangan. Hafsah juga menjelaskan mekanisme pengumpulan data adalah melalui mekanisme drop-off pick-up (DOPU), artinya, petugas akan membagikan kuisioner kepada masyarakat yang akan diisi mandiri oleh masyarakat dan kemudian akan diambil kembali oleh petugas. Pada kesempatan itu, Kepala BPS juga menyerahkan piagam penghargaan dari Kepala BPS Sumut kepada Walikota Padangsidimpuan atas partisipasi dan dukungannya pada pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020. Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas capaian tersebut dan berharap SP offline 2020 ini juga berjalan lancar dan sukses. Wako Irsan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan agar menyambut kegiatan ini, dan memberikan data yang sebenar-benarnya agar data yang diperoleh bisa akurat, tepat dan komprehensif. “ Kita akan terus mendukung dan membantu demi suksesnya sensus penduduk offline ini, apapun kendala dilapangan segera laporkan, kita akan bantu sebisa mungkin “. Irsan juga mengingatkan agar dalam wawancara nanti juga mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan

Walikota Padangsidimpuan Tegaskan Tidak Sedang Isolasi Mandiri

Untuk meluruskan kabar bohong yang berkembang di lapangan, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menegaskan bahwa dirinya tidak sedang dalam isolasi mandiri. “Saya tidak kontak erat pasien suspek atau pasien terkonfirmasi Covid-19 manapun. Jadi, kabar yang beredar itu bohong”, kata Irsan dalam konfrensi pers di kantor Walikota Padangsidimpuan, Rabu (2/9). Irsan menegaskan, pemberitaan sejumlah media dan status media sosial beberapa orang yang menyebut dirinya sedang proses isolasi mandiri itu adalah bohong dan fitnah. “Saya sehat, dan tidak sedang isolasi mandiri. Saya sama sekali tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien suspek atau terkonfirmasi Covid-19 manapun”, tegasnya. Pada konfrensi pers itu, Walikota didampingi Asisten I Setda Iswan Nagabe, Kabag Hukum Erwin Nasution, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Nurcahyo Budi Susetyo, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Elpi Zunianti Hasibuan, Ridwan Rangkuti dan Miswar Efendi Rangkuti dari Tim Kuasa Hukum Pemko Padangsidimpuan. Ridwan Rangkuti menambahkan, kabar bohong tentang Walikota menjalani isolasi mandiri itu berkembang setelah ada pemberitaan media yang mengutip keterangan seorang pengacara. Pengacara ini kuasa hukum seorang warga yang mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, dengan tergugat 1 Walikota, tergugat 2 Kadis Kesehatan, tergugat 3 Kadis Kominfo, tergugat 4 dan 5 media online. Senin (31/8) digelar mediasi antar pihak. Namun tergugat 1 tidak hadir karena ada pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan. Sementara tergugat 2 dan 3 tidak hadir karena sedang isolasi mandiri. Alasan ketidakhadiran itu disampaikan Miswar Efendi sebagai yang mewakili tim kuasa hukum tergugat. Akhirnya hakim mediasi PN Padangsidimpuan menunda mediasi sampai tiga pekan ke depan. “Saya tidak sebut Walikota diisolasi mandiri”, tegasnya. Ternyata, usai penundaan mediasi itu, kuasa hukum penggugat membuat keterangan pers dan menyatakan Walikota, Kadis Kesehatan dan Kadis Kominfo tidak hadir karena menjalani isolasi mandiri. Pernyataan itu dijadikan berita oleh beberapa media. Kemudian menindaklanjutinya dengan berita-berita lain yang pada intinya menekankan Walikota sedang dalam isolasi mandiri, namun masih saja pergi kemana-mana dan bahkan berkumpul dengan orang banyak. “Berita tak berdasar dan tidak terkonfirmasi itu beredar luas dan menjadi status banyak orang di media sosial. Akibatnya muncul opini di tengah masyarakat, seolah Walikota tidak patuh aturan isolasi mandiri”, sambung Ridwan Rangkuti. Terkait informasi bohong yang beredar ini, Walikota dan Tim Kuasa Hukum Pemko Padangsidimpuan sedang menyiapkan langkah-langkah yang akan ditempuh. Termasuk membuat laporan polisi. Sementara Kabid P2P Dinas Kesehatan Elpi Zunianti Hasibuan menambahkan, Irsan Efendi Nasution tidak termasuk dalam daftar nama-nama kontak erat pasien suspek, probable dan terkonfirmasi Covid-19 di Kota Padangsidimpuan. “Dari seluruh pasien yang sudah kita tracing kontak eratnya, tidak ada atas nama bapak Irsan Efendi Nasution atau Walikota Padangsidimpuan”, jelasnya. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan

Kafilah Kota Padangsidimpuan siap mensukseskan MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020

Kafilah Kota Padangsidimpuan siap mensukseskan MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Kota Tebingtinggi, 5-11 September mendatang. Sebelum berangkat, sebanyak 40 Kafilah Kota Padangsidimpuan yang terdiri atas Qori-Qoriah, Hafidz-Hafidzah, serta Official menjalani Rapid Test. Rapid Rest dilakukan di aula kantor Walikota Padangsidimpuan, Rabu (2/9/2020). Kabag Kesra Pemko Padangsidimpuan, Erry Silvana S.Stp yang juga pimpinan Kafilah menerangkan, MTQ ke XXXVII tingkat Provinsi Sumut Tahun 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Karenanya, protokol kesehatan wajib dijalankan oleh seluruh Kafilah. Untuk itu, sebelum diberangkatkan, seluruh Kafilah harus menjalani Rapid Rest. “Semua peserta, baik Qori/Qoriah, Hafidz/hafidzah, dan Official harus Rapid Test dahulu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di tengah pandemi Covid-19″, tuturnya. Sementara itu Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH yang hadir saat pengambilan rapiv test mengatakan ; MTQ sekarang kita harus waspada ditengah Wabah Covid-19, menjalankan protokol kesehatan menjadi kewajiban. Beliau juga menambahkan dalam situasi pandemi Virus Corona atau disebut Covid-19 esensi MTQ tetap kita jaga membumikan Al Quran, namun protokol kesehatan tetap wajib diterpakan, mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker dan selalu menyiapkan handsanitizer. ” Dari persiapan kafilah kota Padangsidimpuan selalu mengecek kesehatan para Qori/Qoriah, Khafid/Khafizoh hingga membagikan masker, handsanitizer, dan juga faceshil”, ujar Irsan. Kafilah Kota Padangsidimpuan mengikuti 8 cabang yang diperlombakan di gelaran MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2020, antara lain : Mujawwad, Tartil, Fahmil, syarhil, karya tulis ilmiah Qur’an, Tahfiz, penulisan naskah, hiasan mushaf dan dekorasi. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan

Pemerintah Kota Padangsidimpuan Safari Muharram Tahun Baru Islam 1442 H

Pemerintah Kota Padangsidimpuan Safari Muharram Tahun Baru Islam 1442 H di Masjid Nurul Huda Lingkungan IV Kelurahan WEK VI Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Selasa 13 Muharram 1442 H atau 01 September 2020. Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar pimpin Safari Muharram dengan diisi Tausyah oleh Ustadz Arfan Gultom. Wawako Arwin Siregar mengajak masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, dengan selalu menggunakan masker ketika diluar rumah, sering cuci tangan, dan tetap jaga jarak. Safari Muharram di Kelurahan WEK VI ditandai dengan penyerahan bantuan pembangunan masjid dari Pemkot Padangsidimpuan sebesar 15 Juta Rupiah kepada BKM Masjid Nurul Huda dan tausyah oleh Ustadz Arfan Gultom. Sementara itu Camat Padangsidimpuan Selatan Rudy Pulungan mengucapkan selamat datang kepada rombongan Safari Muharram Pemkot Padangsidimpuan. “Mudah-mudahan acara yang diselenggarakan Pemkot Padangsidimpuan ini mendapat keberkahan dan ridho Allah SWT”, ucap Camat yang baru-baru ini dilantik. Acara tersebut juga dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama, serta Kalangan Ibu. @Sumber : humaskotapadangsidimpuan