Ghatering dan Sosialisasi Kredit Multi Guna (KMG) Bank Sumut

Bertempat di Gedung Adam Malik Kota Padangsidimpuan, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menghadiri sekaligus membuka acara gathering dan sosialisasi Kredit Multi Guna (KMG) PT Bank Sumut Tahun 2019. Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH mengajak ASN dan Lapisan Masyarakat di kota Padangsidimpuan agar memanfaatkan produk KMG PT Bank Sumut untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian keluarga. Pimpinan Cabang Koordinator Bank Sumut Padangsidimpuan Agus Condro Wibowo sebagai salah satu pemilik saham PT Bank Sumut Pemko Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi dan Terimakasih kepada Walikota Padangsidimpuan yang telah membantu mensosialisasikan produk-produk PT Bank Sumut baik dikalangan Masyarakat maupun ASN. Turut hadir pada acara tersebut Walikota, Pimpinan Cabang Padangsidimpuan, Pinca Sipirok, Pinca Gunung Tua, Kepala dan Bendahara OPD se-Kota Padangsidimpuan dan Pemkab Tapsel.
BPS SELENGGARAKAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) Dalam Angka 2019 Dan Data Statistik 2020

Bertempat di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Pada Kamis 8 Agustus 2019, Badan Pusat Statistik Padangsidimpuan Selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Padangsidimpuan dalam angka 2019 dan Data Statistik Sensus Penduduk 2020, yang dibuka Walikota Irsan Efendi Nasution, SH. Acara ini juga terselenggara dengan kerjasama dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Melalui FGD ini para peserta dapat berkontribusi aktif mengevaluasi data sektoral yang dihasilkan dan jika memang masih meragukan jangan sungkan untuk meminta pendapat dari pihak lain terutama BPS, ujar Irsan Efendi Nasution, SH selaku Walikota saat membuka acara. Irsan mengingatkan bahwa data itu sangat penting bagi perencanaan dan evaluasi pembangunan yang akan kita lakukan, karena apabila data salah maka akan rusak perencanaan dan akan mengarahkan pembangunan ke tujuan yang salah, pungkasnya. Sebelumnya Kepala BPS Padangsidimpuan Rinaldy pada laporannya menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan FGD pembahasan data Padangsidimpuan dalam angka tahun 2019 dan sosialisasi hasil pemetaan dan pemutakhiran wilayah kerja statistik SP 2020. Pemetaan wilayah kerja statistik SP 2020 bertujuan untuk memperoleh informasi awal tentang wilayah Administrasi Desa, Memetakan Wilayah Kerja SP 2020 dan membagi blok sensus menurut jenisnya (biasa, khusus dan persiapan),” ujarnya. Ditambahkan Rinaldy bahwa kegiatan ini juga merupakan moment paling penting untuk memberikan masukan/informasi dan koordinasi sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan pengolahan data di Padangsidimpuan, tandasnya. Turut mengikuti FGD tersebut Walikota, Ketua BPS Padangsidimpuan, Waka Polres, Kepala Kantor POS, dan seluruh pimpinan OPD di Padangsidimpuan. Sumber : Humas Kota Padangsidimpuan

Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2019 dengan mengusung thema “Kita Anak Indonesia Kita Gembira” , bertempat di Alun-alun Halaman Bolak Kota Padangsidimpuan, Rabu (7/8/2019). Peringatan HAN yang jatuh pada tanggal 23 Juli ditetapkan dengan Keputusan Presiden RI No 44 tahun 1984. Di kota Padangsidimpuan pada tahun 2019 ini, dalam rangka memperingati HAN oleh Dinas PPPA kota Padangsidimpuan menggelar berbagai perlombaan seperti lomba puisi, berbalas pantun, stand up komedi, mendongeng dan lomba mewarnai mulai tingakat SMA, SMP, SD, TK dan Paud. Puncak acara yang dilaksanakan di alan alun pusat kota tersebut terlihat hadir perwakilan dari anak-anak PAUD hingga SMA seKota Padangsidimpuan, serta anak berkebutuhan khusus. Para peserta juga tampak antusias dan gembira mengikuti berbagai perlombaan yang disajikan oleh Panitia. Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH saat membuka resmi kegiatan tersebut diantaranya mengajak masyarakat dan orang tua, untuk terus memberikan perhatian penuh serta tanggung jawab dan memberikan segala yang terbaik bagi anak-anak. Selain itu Walikota juga menegaskan, bahwa anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh. “Masa depan bangsa berada ditangan anak saat ini, seperti yang kita ketahui sampai saat ini, masih banyak anak-anak yang kurang perhatian dari para orang tuanya dan masih banyak pula para orang tua yang mendambakan anak-anaknya tumbuh berkembang menjadi anak yang berbakti bagi bangsa dan agama. Maka dari itu, marilah kita mengajarkan segala kebaikan”ajak Irsan. Dalam hak anak, Irsan mengatakan, negara telah mengatur hal-hal yang berhubungan dengan hak anak dan Indonesia telah berkomitemen ditingkat internasioanal yang ditandai dengan diratifikasinya Konvensi Hak Anak (KHA) melalui keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990. ” Hal ini berarti mendukung gerakan dunia untuk menciptakan world fit for children (Dunia diskominfopadangsidimpuan Hal ini berarti mendukung gerakan dunia untuk menciptakan world fit for children (Dunia yang layak bagi anak) yang kemudian dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui pengembangan kebijakan kabupaten/kota layak anak (KLA). Dengan tujuan akhir Indonesia layak anak (Idola). Prinsip yang digunakan dalam pembangunan anak Indonesia, mengacu pada konvensi hak anak yaitu non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak hidup, kelangsungan hidup serta perkembangan dan menghargai pandangan,” ajaknya. Disisi lain, meskipun berbagai kebijakan program dan kegiatan sudah dilaksanakan dengan berbasis hak anak. Namun pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak masih belum. Sepenuhnya dapat dilakukan secara optimal. Misalnya, masih ada anak yang belum memiliki akta kelahiran. Masih terbatasnya partisipasi suara anak yang mewarnai proses pembangunan. “Maraknya kekerasan kepada anak baik yang dilakukan oleh orang terdekat, maupun orang dewasa masih ada anak yang mendapat kekerasan di rumah, di jalan, di sekolah dan tempat-tempat umum lainnya yang dampaknya akan mengganggu tumbuh kembang anak, bahkan tidak jarang akan mengakibatkan anak pada saat dewasa akan menjadi pelaku kekerasan juga”kata Walikota yang terpilih lewat jalur independen ini. Turut memberikan sambutan Kadis PPPA kota Padangsidimpuan Roslina Hasibuan. Dengan dihadiri Forkopimda, para pimpinan OPD, Asisten, Camat dan undangan lainnya.