Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama Badan Pangan Nasional dan Bulog kembali salurkan Bantuan Pangan Beras Tahun 2025

Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama Badan Pangan Nasional dan Bulog kembali salurkan Bantuan Pangan Beras Tahun 2025 untuk alokasi Bulan Juni dan Juli yang dilaksanakan di Gedung Adam Malik pada Senin (28/07/2025). Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya dan agar berkoordinasi pada otoritas setempat terkait masalah bantuan. Dalam hal penyaluran bantuan agar tepat sasaran Wali Kota Padangsidimpuan mengajak pihak-pihak terkait agar mengawasi pendistribusian bantuan agar tepat sasaran. “Kami mengajak pihak-pihak terkait agar kita mengawasi pendistribusian bantuan ini agar tepat sasaran, jangan sampai ada terdengar keluhan masyarakat yang membutuhkan tidak menerima bantuan.” Pesan Wali Kota Dari laporan bapak Dido Peto Sifarif dari Badan Pangan Nasional menyampaikan jumlah bantuan yang akan disalurkan sebanyak 11.100 bantuan pangan untuk seluruh Kota Padangsidimpuan. Setiap orang penerima bantuan akan mendapatkan sebanyak 20 kg/Kepala Keluarga.

Pemko Padangsidimpuan Putuskan Tetap Gelar Pawai Deville dan Drumband di HUT RI ke 80 di Tengah Efisien Anggaran‎

‎Setelah mendapatkan masukan dari Tokoh – Tokoh Masyarakat dan para Kepala Sekolah se Kota Padangsidimpuan yang telah dirapatkan oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan pihak-pihak terkait, akhirnya Pemko Padangsidimpuan putuskan tetap melakukan pawai Deville dan Drumband di HUT RI ke 80.‎‎Demikian disampaikan oleh Kadis Kominfo Kota Padangsidimpuan, Nur Cahyo Budi Susetyo, Kamis (24/07/25).‎‎”Pemko Padangsidimpuan akan melaksanakan pawai Deville dan Drumband dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 meskipun dengan konsep sederhana di tengah-tengah efisien anggaran.”‎‎”Untuk rangkaian pawai Deville, drumband diselenggarakan seuasai upacara Nasional di pusat Kota dan suratnya akan di layangkan ke Dinas Pendidikan untuk diteruskan ke seluruh satuan pendidikan,” ungkapnya.‎‎Untuk di ketahui, rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan Pemko yakni, pada 16 Agustus agenda bersama Forkopimda di Gedung DPRD Padangsidimpuan mendengarkan Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.‎‎Dan ditanggal 17 Agustus pagi pelaksanaan Upacara Nasional HUT RI Ke-80 di Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan bersama Forkopimda, ASN, TNI, Polri, Siswa, Masyarakat dan Ormas, yang dilanjutkan dengan pawai Deville dan Drumband.

Sesuai Amanat Gubernur Sumut Sekolah Rakyat dan SMKN Pertanian Berjalan Berdampingan

‎Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan pertemuan dengan pihak Sekolah SMKN Pertanian terkait status dan eksistensi SMKN Pertanian Padangsidimpuan, Senin (21/07/25). ‎Pertemuan ini langsung dihadiri oleh Kabid Pembinaan SMK Disdik Propsu, Kasubag TU Cabdis Wil 11 Disdik Sumut, Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan, Kepsek, Guru2 dan seluruh pegawai SMKN Pertanian Kota Padangsidimpuan. ‎Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Sumatera Utara Dr. Suhendri, M.A menjelaskan bahwa tidak ada penutupan ataupun penggusuran terhadap Sekolah SMKN Pertanian Kota Padangsidimpuan. ‎”Penegasan ini sesuai dengan amanat Gubernur Sumatera Utara bapak Bobby Nasution bahwa Sekolah Rakyat dan Sekolah SMKN Pertanian berjalan berdampingan secara bersamaan.” ‎”Proses Belajar Mengajar tetap berjalan sesuai aturan dan Sekolah SMKN Pertanian tidak ada penutupan maupun digusur bahkan SMKN Pertanian dapat menjadi Sekolah Rakyat,” ujarnya. ‎Suhendri juga mengatakan Sekolah Rakyat terintegrasi mulai jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sedang dalam tahap renovasi pembangunan yang akan digunakan dalam pembelajaran 2025/2026, dan tahap pembangunannya akan terus dilakukan untuk tahun ajaran 2026/2027. ‎”Artinya SMKN Pertanian Padangsidimpuan akan menjadi bagian dari Sekolah Rakyat tersebut. Sehingga kedepannya fasilitas, baik asrama, dan kelas akan menjadi lebih baik.” ‎”Mari kita jaga semangat positif, perkuat komunikasi, dan hindari penyebaran informasi yang tidak utuh (hoax). Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, mari kita bawah Pendidikan di Sumut ini ke arah yang lebih baik,” ungkapnya. ‎Sedangkan Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan Zufri Nasution menguatkan hal tersebut, bahwa Pemerintah Daerah sebagaimana di tegaskan oleh amanat Gubernur Sumatera Utara tidak ada skenario untuk penutupan Sekolah SMKN Pertanian Padangsidimpuan.‎ ‎”Isu – isu yang telah berkembang itu tidak benar, tidak ada penutupan Sekolah SMKN Pertanian. Kedepan jika ada informasi atau isu-isu yang kurang jelas atau hoax, meresahkan terkait dengan SMKN Pertanian ini dengan Sekolah Rakyat silakan segera ditanya ke Tim Satgas Sekolah Rakyat Propinsi Sumatera Utara atau ke Pemko Padangsidimpuan.” ‎”Dan Alhamdulillah pihak Sekolah SMKN Pertanian telah menerima hasil pertemuan ini dengan bahagia dan gembira, dan kegelisahan pada diri mereka sudah terjawab. Kami juga menyampaikan kepada seluruh siswa agar membangun situasi yang kondusif untuk kelancaran proses Sekolah Rakyat sesuai Astacita bapak Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya. ‎Pada pertemuan ini dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Sumatera Utara bersama Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan yang sebagaimana tugaskan oleh Satgas Sekolah Rakyat Provinsi Sumatera Utara.

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes terima kunjungan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes terima kunjungan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara pada Jum’at (18/07/2025) yang dilaksanakan di Aula Baplitbangda Kota Padangsidimpuan. Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes terima kunjungan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara pada Jum’at (18/07/2025) yang dilaksanakan di Aula Baplitbangda Kota Padangsidimpuan. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan Operasional Sekolah Rakyat di Kota Padangsidimpuan. Dalam pertemuan itu, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak karena Sekolah Rakyat yang ada di Kota Padangsidimpuan langsung aktif ditandai dengan penerimaan siswa untuk Tahun Ajaran 2025-2026.. Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengatakan Sekolah Rakyat ini merupakan sebuah kebahagiaan bagi masyarakat khususnya Kota Padangsidimpuan karena anak-anak bisa melanjutkan sekolahnya. “Harapannya anak-anak kami bisa belajar dengan serius, sehingga menjadi anak-anak yang cerdas dan pintar.” Harapnya. Kepala Dinas Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Asren Nasution, MA mengatakan hasil dari tinjauan ini akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara. “Diharapkan Sekolah Rakyat yang ada di Kota Padangsidimpuan menjadi tolak ukur keberhasilan dari pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara. ” Tuturnya. Dari data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Zufri Nasution, S.Pd melaporkan lokasi Sekolah Rakyat berada di SMK Pertanian, Jl. Perintis Kemerdekaan, No. 58, Padangmatinggi, Kota Padangsidimpuan. Jenjang pendidikan yang dibuka adalah tingkat SMA dengan jumlah 75 orang siswa yang dibagi masing-masing tiga rombongan belajar. Adapun rincian jumlah siswa adalah 43 orang laki-laki dan 32 orang perempuan. Siswa dari Kota Padangsidimpuan berjumlah 67 orang, Padang Lawas Utara 2 orang, Tapanuli Selatan 4 orang dan Padang Lawas 2 orang. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan Operasional Sekolah Rakyat di Kota Padangsidimpuan. Dalam pertemuan itu, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak karena Sekolah Rakyat yang ada di Kota Padangsidimpuan langsung aktif ditandai dengan penerimaan siswa untuk Tahun Ajaran 2025-2026.. Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengatakan Sekolah Rakyat ini merupakan sebuah kebahagiaan bagi masyarakat khususnya Kota Padangsidimpuan karena anak-anak bisa melanjutkan sekolahnya. “Harapannya anak-anak kami bisa belajar dengan serius, sehingga menjadi anak-anak yang cerdas dan pintar.” Harapnya. Kepala Dinas Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Asren Nasution, MA mengatakan hasil dari tinjauan ini akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara. “Diharapkan Sekolah Rakyat yang ada di Kota Padangsidimpuan menjadi tolak ukur keberhasilan dari pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara. ” Tuturnya. Dari data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Zufri Nasution, S.Pd melaporkan lokasi Sekolah Rakyat berada di SMK Pertanian, Jl. Perintis Kemerdekaan, No. 58, Padangmatinggi, Kota Padangsidimpuan. Jenjang pendidikan yang dibuka adalah tingkat SMA dengan jumlah 75 orang siswa yang dibagi masing-masing tiga rombongan belajar. Adapun rincian jumlah siswa adalah 43 orang laki-laki dan 32 orang perempuan. Siswa dari Kota Padangsidimpuan berjumlah 67 orang, Padang Lawas Utara 2 orang, Tapanuli Selatan 4 orang dan Padang Lawas 2 orang.

Wali Kota Padangsidimpuan hadiri penanaman perdana cabai merah yang dilaksanakan di Desa Manunggang Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes hadiri penanaman perdana cabai merah yang dilaksanakan di Desa Manunggang Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara pada Jum’at (18/07/2025). Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengutip pikiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bahwa salah satu pondasi negara agar bertahan disituasi yang tidak menentu adalah dengan program ketahanan pangan. Beliau juga menyebutkan bahwa ketahanan pangan juga merupakan salah satu dari 8 delapan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. “Stok pangan yang cukup, kehidupan yang makmur dan sehat menjadi harapan kita, dengan ketahanan pangan yang kuat kita berharap visi Indonesia Emas dan Indonesia Maju di tahun 2045 bakal terwujud. ” Harapnya. Dalam kesempatan itu, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes juga menyampaikan agar pembentukan kelompok tani memiliki legalitas agas bisa mengakses bantuan pemerintah. Selain itu Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes juga menekankan kelompok tani dan penyuluh agar aktif dalam peningkatan produksi pertanian agar tidak bergantung lagi dari daerah lain. “Bagi Dinas Pertanian dan penyuluh, silahkan berikan penyuluhan terkait tanaman cabai ini kepada petani kita.” “Diharapkan produksi cabai kita membaik dan juga produksi padi dan tanaman lain sehingga menjadi contoh bagi daerah lain.” Pesan Wali Kota.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2025 digelar di Lapangan Apel Polres Padangsidimpuan, Senin (14/7/2025).

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. bertindak sebagai inspektur apel. Dalam arahannya Kapolres Padangsidimpuan membacakan amanat dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, dengan melibatkan 1.549 personel gabungan, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.449 personel jajaran Polres di wilayah Sumut. Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan keprihatinan atas tingginya angka pelanggaran lalu lintas di tahun 2024, yang mencapai 319.167 kasus, serta 6.850 kecelakaan dengan 1.580 korban meninggal dunia dan kerugian materiil lebih dari Rp22,9 miliar. Operasi Patuh Toba 2025 diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Kapolda juga menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta sinergi dengan instansi terkait seperti TNI, Dishub, Satpol PP, dan Jasa Raharja. “Mari kita jadikan Sumatera Utara sebagai wilayah yang tertib lalu lintas dan aman bagi seluruh pengguna jalan,” tutup Kapolres membacakan amanat Kapolda Sumut.

Walikota Padangsidimpuan Hadiri Pelantikan Sekda Provinsi Sumut, Togap Simangunsong

Walikota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, turut hadir dalam acara pelantikan Togap Simangunsong sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Sumut), yang berlangsung di Gedung Serbaguna VIP Bandara Internasional Kualanamu, Jumat (11/7). Pelantikan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution. Dalam sambutannya, Bobby Nasution menekankan pentingnya loyalitas kepada masyarakat, keluarga, dan pimpinan. Ia juga berharap Sekda yang baru dapat memperkuat kolaborasi antar-organisasi perangkat daerah serta mendorong tercapainya visi misi Pemprov Sumut. “Loyal pertama kepada masyarakat Sumut, kedua kepada keluarga – bukan dalam arti negatif, tapi agar jabatan ini menjadi kebanggaan, dan ketiga loyal kepada pimpinan,” ujar Gubernur Bobby Nasution. Togap Simangunsong sendiri merupakan tokoh Batak Toba kelahiran Berastagi, alumnus IPB dan doktor dari STPDN. Ia telah banyak berkiprah di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di antaranya sebagai Staf Ahli Menteri dan Plh. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum. Pada 2024 lalu, ia juga pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Utara. Dalam keterangannya kepada media, Togap menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai Sekda Sumut dan siap bekerja keras menyukseskan program-program prioritas gubernur. “Arahan Pak Gubernur jelas, dan kami akan bekerja sekuat tenaga untuk menyukseskan program-program tersebut,” ucap Togap Simangunsong. Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe mengucapkan selamat kepada Togap dan berharap pelantikan ini menjadi awal sinergi yang lebih kuat antara Pemko Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut. “Kami siap mendukung penuh program-program Pemprov Sumut dalam upaya menyejahterakan masyarakat, termasuk penanganan kemiskinan, narkoba, serta peningkatan layanan dasar,” ujar Letnan. Acara pelantikan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Forkopimda Sumut, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, OPD terkait, serta jajaran pejabat pemkab/pemko se-Sumut.

YKI Apresiasi Gebyar IVA Test oleh PKK Padangsidimpuan di Puskesmas Angkola Julu: Cegah Kanker Sejak Dini

Pemerintah kota Padangsidimpuan bersama TP – PKK Kota Padangsidimpuan laksanakan gebyar ivatest di Puskesmas Angkola Julu, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah penting dalam upaya deteksi dini kanker serviks di kalangan perempuan. Perwakilan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dr. Muhammad Taufik Siregar, mengapresiasi pelaksanaan Gebyar IVA Test yang digelar oleh TP PKK Kota Padangsidimpuan. “Angka kejadian kanker di Indonesia, sebagai negara berkembang, hingga saat ini masih cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kegiatan tes yang dilakukan,” ungkap dr. Taufik dalam sambutannya. Ia mengisahkan pengalaman di daerah Padang Lawas Utara, di mana seorang wanita berusia sekitar 39 tahun harus berjuang melawan kanker serviks stadium lanjut karena tidak terdeteksi sejak dini. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berjalan dengan lancar dan terus ditingkatkan. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kasus serupa,” tambahnya. IVA Test atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat adalah metode sederhana dan murah untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Dalam pemeriksaan ini, leher rahim (serviks) diperiksa menggunakan larutan asam asetat (cuka) 3–5%. Jika terdapat bercak putih, maka bisa menjadi tanda adanya kelainan yang perlu ditindaklanjuti lebih lanjut. Kanker serviks sendiri merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, terutama di usia produktif. Penyebab utamanya adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang dapat berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal, sehingga deteksi dini menjadi sangat krusial. Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan menyampaikan harapannya agar kegiatan IVA Test ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi program yang berkesinambungan di berbagai wilayah. “Jika ibu-ibu sayang pada diri sendiri, saya harap dapat melakukan pemeriksaan dengan kesadaran sendiri tanpa harus menunggu gebyar seperti ini. Pemeriksaan dini membantu kita mengantisipasi jika ada gejala kanker sejak awal,” ujar Ketua PKK. Sementara itu, mewakili Wali Kota Padangsidimpuan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Iswan Nagabe Lubis, menambahkan bahwa masyarakat di Kecamatan Angkola Julu masih sangat memegang teguh adat istiadat. Namun, ia mengimbau para ibu agar tidak malu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. “Pemeriksaan ini adalah bagian dari pencegahan. Kita semua tentu ingin masyarakat yang sehat dan kuat, terutama kaum ibu sebagai pilar keluarga,” ucapnya. Kegiatan Gebyar IVA Test di Puskesmas Angkola Julu ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks serta mendorong pola hidup sehat di kalangan perempuan.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan gelar Operasi Pasar LPG 3kg Bersubsidi untuk masyarakat kurang mampu dan konsumen akhir di wilayah Kota Padangsidimpuan pada Selasa (08/07/2025).

Dalam Operasi Pasar ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, DPRD Kota Padangsidimpuan, Kapolres Padangsidimpuan beserta kepala OPD. Operasi Pasar ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap mengatakan Operasi Pasar ini bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga untuk menjual gas LPG 3Kg dengan Harga HET untuk masyarakat Kota Padangsidimpuan yang berhak. Harga gas LPG 3 Kg akan dijual Rp. 17.000,-/kg dengan syarat membawa identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga. ” Untuk mengatasi kelangkaan gas LPG Pemerintah Kota kedepannya akan mengontrol distribusi gas LPG subsidi agar tepat sasaran.” Ucapnya Dalam kesempatan itu, Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, SH, SIK, MH mengatakan akan mengawasi distribusi gas LPG bersama Pemerintah Kota dan Forkopimda dengan tujuan distribusi gas LPG tersalurkan ke masyarakat yang berhak. “Kami menghimbau kepada masyarakat apabila ada informasi terkait penyalahgunaan gas LPG 3Kg segera hubungi Call Center 110.” Tuturnya

Pemerintah Kota Padangsidimpuan serahkan bantuan penguatan ekonomi keluarga untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor bagi masyarakat pelaku usaha pada Selasa, (08/072025) di Aula Kantor Wali Kota Padangsidimpuan.

Dalam arahan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes menghimbau kepada masayarakat untuk menjaga lingkungan untuk menghindari banjir. Selain itu Wali Kota juga mengajak para warga agar tidak membangun di sekitar Daerah Aliran Sungai untuk menghindari dan mencegah korban banjir yang diakibatkan oleh luapan air sungai. “Dalam membangun di sekitar aliran sungai ada aturannya minimal 10 meter dari sungai. Keadaan bapak dan ibu saat itu bisa dimaklumi. Kami harap pesan ini bisa disampaikan kepada masyarakat yang lain untuk bisa menghindari bencana alam yang serupa.” Ujar Wali Kota. Dari laporan Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Zufri Nasution, S.Pd memaparkan jenis bantuan yang diserahkan berupa modal usaha berupa uang tunai berkisar Rp. 2.000.000,- sd Rp.5.000.000,- Bantuan ini akan diserahkan kepada masyarakat korban banjir dan longsor yang ada di Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dengan jumlah penerima sebanyak 72 orang. “Dengan program penguatan ekonomi keluarga untuk pelaku usaha yang bertujuan untuk membantu keluarga mencapai kemandirian ekonomi, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kemiskinan.” Tuturnya