Koordinasi dan konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang Sidempuan digelar di Aula Hotel Mega Permata Kota Padang Sidempuan pada hari Kamis (15/09/2022). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Sidempuan Ir. H. Arwin Siregar, MM.Pertemuan ini merupakan wahana evaluasi, dan pemantauan penyelenggaraan koordinasi dan konsolidasi percepatan penurunan stunting Semester I (satu) di tahun 2022. Salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam percepatan penurunan stunting adalah penerbitan Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Peraturan ini memberikan payung hukum bagi strategi nasional percepatan penurunan stunting.Wakil Wali Kota Padang Sidempuan berharap dalam kegiatan ini semua pihak terkait agar rencana pelaksanaan kegiatan secara konvergensi disusun dan disepakati bersama, dan juga secara bersama-sama mengatasi hambatan dan kendala yang muncul. “Rencana pelaksanaan kegiatan secara konvergensi harus disusun dan disepakati bersama. Hambatan dan kendala dalam pelaksanaannya nanti harus mampu diatasi bersama, hasilnya didiskusikan bersama pakar stunting dan pemangku kepentingan lainnya, serta disosialisasikan kepada para pihak, baik di tingkat kota, kecamatan, bahkan sampai ke seluruh desa kelurahan, agar semua level dapat memahami dan melaksanakannya.” “Melalui pertemuan ini kita dapat memaksimalkan anggaran dari masing-masing OPD/kelembagaan organisasi profesi, dan kita juga harus dapat mengakselerasikan program serta langkah-langkah strategis dalam peningkatan capaian kinerja kita berdasarkan sasaran masing masing OPD.” Papar Wakil Wali Kota Prevalensi stunting Kota Padang Sidempuan adalah 32,1 % ditahun 2021, dan diharapkan pada tahun 2024 nanti akan turun menjadi 18,77 %. Turut menghadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Kota Padang Sidempuan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Kepala Kementerian Agama Kota Padang Sidempuan, Ketua TP. PKK Kota Padang Sidempuan, Pimpinan OPD Kota Padang Sidempuan, dan para undangan lainnya.

Advokasi dan Penguatan Komitmen Pemerintah Daerah dan Swasta Dalam Pencegahan Stunting

Advokasi dan Penguatan Komitmen Pemerintah Daerah dan Swasta Dalam Pencegahan Stunting digelar di Aula Universitas Aufa Royhan pada hari Selasa (13/09/2022). Pemerintah Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting telah melakukan strategi percepatan dalam rangka mewujudkan penurunan angka stunting di Indonesia. Strategi tersebut dilakukan melalui Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024 (RAN PASTI 2021-2024). RAN PASTI adalah Rencana Aksi Nasional Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting Indonesia Tahun 2021-2024 yang digunakan sebagai acuan koordinasi, sinkronisasi dan integrasi di antara Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang sehat, cerdas dan produktif. Ir. H. Arwin Siregar, MM mengatakan Perguruan Tinggi diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan juga berperan menjaga sustainibilitas Program Penurunan Stunting. “Perguruan Tinggi sendiri terdiri dari banyak para intelektual dan pakar dari berbagai bidang ilmu yang diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting.” “Diharapkan akan memberi banyak kontribusi dengan bersinergi dengan pemerintah dan swasta dalam mengupayakan pencegahan dan mempercepat penurunan stunting khususnya di Kota Padang Sidempuan.” Papar Wakil Wali Kota. Sejalan dengan target yang diharapkan oleh Presiden Jokowi bahwa prevalensi stunting di Indonesia diharapkan berada pada angka 14% pada tahun 2024. Melalui momentum kegiatan advokasi dan penguatan komitmen ini, Pemerintah Daerah dan Swasta bersinergi dan bergerak bersama melakukan upaya-upaya percepatan stunting di Kota Padang Sidempuan.

Wakil Wali Kota Ir. H. Arwin Siregar, M.M. secara resmi buka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kota Padang Sidempuan

Wakil Wali Kota Ir. H. Arwin Siregar, M.M. secara resmi buka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kota Padang Sidempuan. Acara ini bertempat di Gedung Adam Malik, Selasa (13/9/2022). Dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan seni budaya islami, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Melalui FSQ ini, diharapkan generasi muda Islam akan termotivasi untuk melestarikan seni budaya Islami yang sudah tergerus oleh zaman. “Untuk ini kita berharap, kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan Kota Padang Sidempuan dan menciptakan generasi Islami untuk mewujudkan masyarakat yang religius,” ujarnya wawako arwin. Wawako Arwin menambahkan, kegiatan Festival Nasyid yang digelar ini sejatinya selain dalam rangka menumbuh kembangkan kemampuan dan keterampilan menguasai seni nasyid yang merupakan seni budaya yang bernuansa Islam, pada hakekatnya juga adalah bagaimana agar seni budaya ini lebih dikenal dan diminati masyarakat yang pada akhirnya secara bersama sama pula kita bisa membangun dan mengembangkannya sebagai sarana dakwah Islam menuju keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu Wawako arwin berharap kepada semua peserta, berlombalah dengan penuh semangat. Ikut berlomba bukan hanya mengejar kemenangan semata, akan tetapi lebih dari itu, kehadiran kita juga membuktikan cinta kita pada seni budaya bernuansa Islami. Kita pahami bahwa makna yang disampaikan melalui syair-syair yang indah dalam nyanyian nasyid mengandung ajakan kepada kebaikan dan sebagai pengingat bagi kita menuju keluhuran ahlakul karimah. Kita juga berharap agar kualitas penampilan terus meningkat dari tahun sebelumnya. “Kepada Dewan Juri saya yakin dan percaya akan memberikan penilaian yang objektif dan bersikap adil sehingga tim atau kafilah yang berhasil sebagai pemenang adalah memang benar-benar karena kemampuan dan kreatifitas yang dimilikinya, sedangkan yang belum berhasil meraih kemenangan tidak merasa dirugikan. Mari kita jadikan festival ini menjadi ajang yang penuh persahabatan dan persaudaraan dalam memupuk rasa persatuan dan kesatuan ukhuwah Islamiyah diantara kita”, ucap Wawako arwin. Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda, para asisten, Para Kepala OPD, Para Camat, Para Dewan Juri dan tamu undangan lainnya.

Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution,SH, MM hadiri pelantikan Naposo Nauli Bulung RAP RA Kelurahan Batang Ayumi Jae Lingkungan I Periode 2022-2024

Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution,SH, MM hadiri pelantikan Naposo Nauli Bulung RAP RA Kelurahan Batang Ayumi Jae Lingkungan I Periode 2022-2024 pada hari Sabtu malam (10/09/2022). Nagasakti Harahap sebagai salah satu pengurus terpilih berharap kepada segenap unsur masyarakat untuk mendukung, bekerja sama menjaga dan mengemban tugas-tugas parhutaon khususnya yang terkait dengan Naposo Nauli Bulung. “Insya Allah dengan dibentuknya kepengurusan baru ini mari kita bersama bersatu padu untuk menjaga huta yang sangat kita banggakan, apalagi dalam hal keamanan sebagai pagar Huta dan juga bekerja sama dalam hal acara parhutaon baik siluluton ataupun siriaon.” tuturnya. Wali Kota memberi selamat kepada pengurus baru yang dilantik pada malam itu dan juga memberi pesan kepada Naposo Nauli Bulung RAP RA Kampung Baru. “Mari lestarikan adat dan budaya di lingkungan kita ini dan kepada anak-anak kami jauhi narkoba,buatlah kegiatan yang positif ditengah lingkungan yang kita cintai ini.” Tutur Wali Kota Adapun yang dilantik adalah Nagasakti Harahap sebagai Ketua Umum, Nasrul Fadly Daulay, S.Pd sebagai Sekretaris, Nirwana Chaniago sebagai bendahara, Hendra Lubis sebagai Ketua Harian Naposo, dan Afrida Yanti Daulay, S.Pd sebagai Ketua Harian Nauli.

Koperasi Sahata Ketahanan Pangan Gelar Operasi Pasar Murah

Koperasi Sahata Ketahanan Pangan gelar operasi pasar murah pada hari Jum’at (09/09/2022)di Pasar Dalihan Natolu dan Pasar Saroha. Koperasi Sahata Ketahanan Pangan adalah koperasi yang dibentuk oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Padang Sidimpuan. Operasi Pasar Murah yang merupakan kolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Padang Sidempuan digelar untuk menekan laju inflasi di daerah. Komoditas yang diperjual belikan adalah bawang merah dan beras. Koperasi Sahata Ketapang menjual 1 sak beras seberat 5 kg dengan harga Rp. 48.000,- dan bawang merah dijual dengan harga Rp. 26.000,-./kg. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Chairunnisa Daulay berharap dengan adanya Pasar Murah ini dapat menekan inflasi karena dampak dari kenaikan BBM dan juga dapat membantu masyarakat. “Karena inflasi dan kenaikan BBM, kita buat Pasar Murah ini untuk membantu masyarakat karena kenaikan BBM.” Papar Kadis Ketapang Pasar Murah ini sudah dimulai hari Rabu yang lalu dan Rabu depannya akan diadakan lagi Pasar Murah dengan komoditas yang dijual adalah beras dan bawang merah yang diproduksi oleh petani Kota Padang Sidempuan

Padang Sidempuan Pemerintah menyalurkan bantuan BLT BBM dari Kementerian Sosial Republik Indonesia tahap 1 tahun 2022 kepada seluruh penerima manfaat

Bertempat di aula Kantor Kecamatan Se- Kota Padang Sidempuan Pemerintah menyalurkan bantuan BLT BBM dari Kementerian Sosial Republik Indonesia tahap 1 tahun 2022 kepada seluruh penerima manfaat, Kamis (08/09/22). Bantuan BLT BBM merupakan salah satu program penebalan bantalan sosial yang diberikan sebagai upaya meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan hidup sehari-hari. Pada penyaluran kali ini, BLT BBM akan diberikan untuk alokasi 2 bulan (september dan oktober) serta sekaligus disalurkan bantuan BPNT untuk alokasi September, sehingga total KPM akan menerima bantuan pada bulan ini sebesar Rp.500.000. Diharapkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Hadapi Laju Inflasi, Pemko Padang Sidempuan Melakukan Giat Percepatan Gerakan Tanam September Tahun 2022

Untuk menghadapi laju inflasi dan meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional, Pemerintah Kota Padang Sidempuan melalui Dinas Pertanian melakukan giat Percepatan Gerakan Tanam September tahun 2022, Kamis (08/09/22). Giat Percepatan Gerakan Tanam September tersebut dilaksanakan di tiga Desa yaitu Desa Pudun Julu Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Desa Manunggang Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara dan Desa Ujung Urap Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua. Mewakili Wali Kota Padang Sidempuan Asisten II Rahuddin Harahap, mengatakan bahwa giat Gerakan Tanam September ini sebagai upaya dalam menjaga Ketahanan Pangan Nasional serta menekan laju inflasi. “Dimana kondisi saat ini dengan naiknya harga BBM, inflasi meningkat dengan gerakan Tanam September ini kita bisa mengatasi inflasi di Kota Padang Sidempuan.” “Mudah-mudahan dengan giat ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Desa lainnya di Kota Padang Sidempuan, dan laju inflasi pun dapat kita atasi, serta Ketahanan Pangan bisa terjaga, Kota Padang Sidempuan pun menjadi BERSINAR,” ujarnya. Beliau pun mengajak masyarakat Kota Padang Sidempuan agar menyemarakkan giat gemar menanam, karena siapa yang menanam dia akan menuai hasilnya. Sementara itu Kadis Pertanian Kota Padang Sidempuan, Edi Darmawan Harahap menjelaskan bahwa melalui Dinas Pertanian, Wali Kota Padang Sidempuan menginstruksikan percepatan pertanaman di bulan September dalam rangka mengatasi laju inflasi menjelang peringatan hari Natal dan Tahun Baru 2023. “Kami berharap dari giat ini mempunyai efek bagi para petani di Kota Padang Sidempuan sehingga gerakan menanam ini pada tahun-tahun berikutnya bisa lebih meningkat lagi,” ungkapnya. Pada giat gerakan tanam September ini dilakukan penanaman komuditi bawang merah sebanyak 750 kilogram dengan luas lahan 1,5 hektare, dan cabai merah sebanyak 18.000 batang dengan luas lahan 2 hektare. Giat ini juga dihadiri oleh Asisten III Hamdan Sukri, Kadis Kominfo, Kadis Ketapang, Camat Batunadua, serta para kelompok tani.

WALIKOTA IKUTI GIAT PANEN BAWANG MERAH BERSAMA WARGA DESA BARUAS

Dalam rangka mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional, Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasuion, SH, MM ikuti giat panen bawang merah di Desa Baruas, Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Minggu (4/9). Wali Kota bersama masyarakat Desa Baruas memanen bawang merah di lahan seluas 900 meter persegi (15 Bedengan) dengan estimasi hasil panen sebanyak 1 Ton Bawang Merah. “Untuk menjaga ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan Bawang Merah di Kota Padang Sidempuan, maka diperlukan 55 Ton setiap bulannya, dimana Para Petani kita telah mampu memenuhi kebutuhan bawang merah tersebut”, Ujar Walikota. Irsan Efendi juga berpesan agar Dinas Pertanian mampu melahirkan petani-petani yang unggul dan mampu berinovasi. “Saat ini juga telah kita mulai di Dinas Pertanian untuk memulai sekolah lapangan, dimana petani pemula akan dilatih dan praktik langsung dilahan pertanian mulai dari pembibitan hingga panen”, tambahnya. Hadir dalam giat panen bawang tersebut, Wali Kota, Kadis Pertanian, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kominfo, Kadis Perdagangan, Kabag Perekonomian, Ketua Apdesi, Ketua PWI, Para Kepala Desa di Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, serta penyuluh pertanian.