Update Terakhir 17 Mei 2020
Pemko Padangsidimpuan Terima Hasil Pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2019

Pemerintah Kota Padangsidimpuan terima hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, melalui Video Conference (vidcon) dari Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jum’at (15/05/2020). Dalam penyampain penyerahan laporan melalui Vidcon itu,turut hadir Walikota Padangsidimpuan, Wakil Walikota Padangsidimpuan,, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sekdako dan OPD di Lingkungan Pemkot Padangsidimpuan. Kepala Perwakilan BPK RI Provsu,Eydu Oktain Panjaitan, mengatakan penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2019 ini harus dilakukan jarak jauh (vidcon), hal ini dilakukan guna mengurangi penyebaran Covid- 19. Ia melanjutkan, BPK mengapresiasi atas kepatuhan Pemkot Padangsidimpuan atas penyerahan laporan keuangan unaudit secara tepat waktu, yaitu pada tanggal 4 Maret 2020. Eydu menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Provsu ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan memperhatikan kesesuaian Laporan Keuangan dengan Standar Akutansi Pemerintahan, Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Dalam kesempatan ini Eydu Oktain Panjaitan juga mengatakan, terkait dengan efektivitas SPI serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan masih ada terdapat 4 hal terkait dengan pembukuan yang harus dikoreksi, dan atas 4 hal ini sudah dikoreksi oleh pemkot Padangsidimpuan sehingga laporan keuangan sudah sesuai dengan standard akuntansi pemerintahan. BPK memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap penyajian belanja modal tersebut. “ Kami berharap, kedepan, pengolaan keuangan semakin baik dan akuntabel serta opini laporan keuangan kedepannya dapat ditingkatkan, tidak hannya meningkatkan opini tetapi lebih penting lagi yaitu mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat”, ucap Eydu. Ia juga mengingatkan agar Pemkot Padangsidimpuan segera menindak lanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK selambat – lambatnya 60 hari setelah laporan hasi pemeriksaan diterima sebagaimana diamanatkan dalam Undang – undang No 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Menanggapi hal tersebut, Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution Mengatakan kedepan akan memberikan perhatian lebih di tahun – tahun mendatang, dan mudah – mudah tidak menjadi temuan diwaktu mendatang. Kemudian, Walikota melanjutkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, dan meminta perhatian khusus dari BPK RI Perwakilan Provsu untuk membantu menyelesaikan persoalan – persoalan dilingkungan Pemkot Padangsidimpuan. “ Kami punya mimpi dan cita – cita bisa menyelesaikan setiap persoalan dilingkungan pemerintah Kota Padangsidimpuan pada periode kepemimpinan kami ini “ tegas Walikota. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan
Warga Desa Pudun Jae Terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2020

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2020 ini ditujukan kepada masyarakat terdampak virus corona disease (covid-19) yang dilakukan di Kantor Kepala Desa Pudun Jae pada hari Kamis (14/05/2020). Kepala Desa Pudun Jae, Bajar Harahap, Se, S.Pd mengatakan Bantuan Langsung Tunai ini diambil dari 30% dari pagu dana desa yang akan disalurkan kepada 5 dusun di Desa Pudun Jae dengan jumlah penerima BLT terdiri 170 kepala keluarga. Penyaluran bantuan langsung tunai ini akan berlangsung selama tiga bulan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemik virus corona. Camat Padangsidimpuan Batunadua Roni Gunawan Rambe, S.Stp menyampaikan kepada warga agar menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya dan tidak mengurangi semangat warga untuk bekerja karena belum diketahui sampai kapan keterpurukan ekonomi berlangsung.
Tambang Emas Martabe Memberikan Bantu Alkes Dan 500 Paket Sembako Kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan

PT Agincourt Resources (PTAR) selaku pengelola tambang emas Martabe memberikan bantuan alat kesehatan kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan dalam rangka pencegahan penanganan Corona virus disease 2019 (Covid 19). Bantuan tersebut diserahkan Senior Manager Community PTAR Pramana Triwahjudi Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar didampingi Asisten II Setdakot Rahuddin Harahap, di Posko GTPP Covid 19 Padangsidimpuan, Rabu 13 Mei 2020. Pramana mengatakan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PT Agincourt Resources dalam mendukung percepatan Penanganan pemerintah dan tenaga medis dan masyarakat rentan yang terdampak pandemi Covid 19. ” Mudah mudahan bantuan ini dapat bermanfaat.”ujarnya. Adapun bantuan untuk kota Padangsidimpuan diberikan berupa 50 box rapid test, 30 set APD (Reusable), 15 unit hazmat, 5 unit thermometer infrared, 4 galon alkohol 96% kapasitas 20 liter, 95 box masker bedah, 4 box handscoon serta 500 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid 19. Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir Arwin Siregar mengapresiasi kepedulian dengan bantuan yang diberikan perusahaan tambang yang beroperasi di kabupaten Tapanuli Selatan itu. ” Terima kasih atas bantuan yang diberikan ini untuk memenuhi kebutuhan dalam pencegahan maupun penanganan Covid 19 di Kota Padangsidimpuan yang akan diteruskan kepada RSUD maupun Puskesmas di Kota Padangsidimpuan. Demikian dengan bantuan sembako yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak.”ujarnya. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan
Update Terakhir 11 Mei 2020
Wakil Walikota Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategi Ketapang dan Pertanian

Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. Arwin Siregar, MM pimpin rapat dinas serumpun dengan dinas pertanian membahas strategi ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan kota Padangsidimpuan, Jum’at (8/5). Wawako Arwin Siregar menyebut di tengah wabah pandemi virus korona ini, tentu kita juga akan mendapati berbagai dampak hampir diseluruh sektor khususnya ketahanan pangan. Dari itu dibutuhkan sinergitas seluruh dinas terkait untuk mengatasi masalah ini, kata Wawako. “Apa saja komoditi yang bisa kita genjot, dan kira dapat memenuhi kebutuhan di Kota Padangsidimpuan, upaya Mix Farming (Pertanian Terpadu) seperti ini yang kiranya dapat kita upayakan dalam menghadapi badai wabah pandemi ini”, katanya Arwin. Rapat ini kata Kadis Pertanian Ir. Parimpunan Siregar mengundang beberapa pimpinan OPD seperti dinas pertanian, ketapang, Baperlitbang, PUPR, DLH, Dinsos, PMD, Pariwisata, Perkim, Disnaker, Perindag, Dan Para Camat untuk membuat strategi, Bagaimana stok pangan kita ini bisa bertahan dan masyarakat terpenuhi sehingga tidak bergantung dari daerah lain, memberdayakan petani kecil, dan pemanfaatan lahan pekarangan, dan masih banyak lagi yang harus kita gali. Untuk itu, kami meminta kelengkapan data seperti menyiapkan data monografi disetiap desa dan kelurahan, sehingga bisa eksekusi apa saja yang menjadi kriteria prioritas kita dalam langkah penguatan ketahan pangan di Kota Padangsidimpuan, ujar Parimpunan. @Sumber : Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdako Padangsidimpuan
Update Terakhir 6 Mei 2020
Update Terakhir 2 Mei 2020
Update Terakhir 1 Mei 2020
Update Terakhir 29 April 2020